Usai Megawati, Sultan Najamudin Diganjar Doctor HC dari KMOU Korsel

12 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin dianugerahi Doctor Honoris Causa bidang International Regional Studies dari Korea Maritime and Ocean University (KMOU), di Busan, Korea Selatan, Rabu (1/4).

Prosesi itu berlangsung khidmad, dipimpin oleh Presiden KMOU, Prof. Dr. Ryoo Dong-Keun, di Kim Kang-hee Hall, KMOU Library, distrik Yeongdo-gu, Busan.

Doktor Honoris Causa KMOU untuk Sultan B Najamudin ini merupakan kali kedua bagi RI. Sebelumnya, President RI ke-5 Megawati Soekarno Putri, 19 Oktober 2015 lalu juga mendapatkan gelar yang sama, Honorary Doctorate in International Regional Studies.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rektor atau Presiden KMOU, Prof. Dr. Ryoo Dong-Keun menyebut ada dua agenda besar terkait undangan kepada Ketua DPD RI Sultan B Najamudin kali ini. Pertama, pengukuhan Dr. HC di kampus KMOU. Kedua, meluncurkan Forum Kerja Sama Maritim Korea-Indonesia, bersama Korea Offshore Plant Service Industry Association di Hanjin Hall (ETRS Center), Busan.

"Kerja sama dengan Indonesia merupakan pilar utama strategi internasionalisasi KMOU dalam memimpin era maritim global. Bersama industri, akademisi, dan riset, kami akan membangun model kolaborasi nyata untuk kemakmuran berkelanjutan kedua negara," kata Dong-geun.

Sementara itu, Sultan menyebut bahwa laut memiliki peran strategis sebagai penghubung peradaban dan fondasi masa depan kerja sama global.

"Laut adalah pemersatu peradaban. Laut bukan sekadar ruang geografis, tetapi jembatan yang menghubungkan bangsa-bangsa melalui kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan," ujarnya.

Dia menekankan pentingnya kerja sama internasional yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial.

(asa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |