Jakarta, CNN Indonesia --
Terpidana kasus korupsi tambang ilegal, Supriadi dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan setelah viral videonya nongkrong di salah satu kafe bersama pengawal Rutan Kendari, Sulawesi Tenggara.
"Iya, tadi pagi dipindahkan ke Nusakambangan," kata Kepala Lapas Kendari Mukhtar kepada wartawan, Kamis (16/4).
Muhktar mengatakan Supriadi dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, yang diketahui sebagai lapas dengan tingkat pengawasan sangat ketat, berdasarkan arahan Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proses pemindahan Supriadi dilakukan pengamanan maksimal. Jadi penindakan ini bentuk komitmen Ditjenpas dalam penegakan disiplin," ungkapnya.
Terpidana kasus korupsi tersebut dipindahkan ke Nusakambangan melalui Bandara Haluoleo.
"Penerbangan tujuan Yogyakarta, kemudian transit di Makassar dan selanjutnya akses darat menuju Nusakambangan," jelasnya.
Pihak Rutan Kendari sebelumnya merespons video viral itu dengan menyatakan bahwa Supriadi keluar dari tahanan untuk menghadiri sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri (PN) Kendari dengan pengawalan petugas, Selasa (14/4).
"Itu sudah sesuai prosedur. Supriadi memiliki agenda sidang dan pengawalan petugas kami," kata Plh Rutan Kendari, La Ode Mustakim, Rabu (15/4).
Dalam video tersebut terlihat, Supriadi berjalan menuju sebuah coffee shop bersama seorang petugas Rutan Kendari, setelah menjalani sidang PK. Namun, Mustakim mengaku dirinya tidak mendapatkan laporan terkait aktivitas Supriadi usai sidang.
"Seharusnya setiap aktivitas di luar rutan tetap dilaporkan secara berjenjang," ujarnya.
(mir/gil)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
6

















































