Kemenko PM Gelar Festival JJN 2026 di GBK, UMKM Gratis Buka Stan

15 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) kembali menggelar Festival Jejak Jajanan Nusantara (JJN) pada tahun ini. Agenda tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat melalui pemberdayaan UMKM dan pelestarian kuliner lokal.

Memasuki pelaksanaan tahun kedua, festival ini hadir dengan skala yang lebih luas karena tingginya antusiasme masyarakat. Gelaran ini dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Maret 2026 di Parkir Selatan Barat, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.

Pihak penyelenggara menjadikan festival ini sebagai ruang apresiasi bagi pelaku UMKM yang menjajakan jajanan tradisional dari berbagai daerah. Tidak hanya sektor kuliner, puluhan stan juga akan menampilkan produk wastra serta fesyen lokal berkualitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemenko PM menyediakan free space (tanpa biaya sewa) bagi UMKM terpilih sebagai bentuk dukungan nyata agar pelaku usaha kecil dapat berkembang, memperluas jejaring pasar, serta meningkatkan eksposur produk mereka di ruang publik strategis seperti kawasan GBK," bunyi keterangan tertulis, Jumat (27/2).

Pelaku UMKM yang berminat bergabung dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui tautan berikut atau menghubungi narahubung Sinta di nomor 0856 9177 8890. Proses pendaftaran tetap dibuka hingga 28 Februari 2026 dengan sistem seleksi dan kurasi ketat.

Kemenko PMIlustrasi. (Foto: Arsip Kemenko PM)

Di samping sektor usaha, festival ini juga membuka ruang kolaborasi bagi berbagai komunitas kreatif, olahraga, seni, hingga gaya hidup. Komunitas yang ingin terlibat dapat mendaftar di sini atau menghubungi Niki di nomor 087777744730 dengan kuota terbatas.

Sebagai informasi, Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026 diproyeksikan menjadi pusat kuliner yang dilengkapi dengan berbagai hiburan menarik bagi pengunjung. Penyelenggara juga menyiapkan sejumlah kejutan untuk memberikan pengalaman baru bagi masyarakat yang hadir di kawasan Senayan.

Target utama dari festival ini adalah generasi milenial dan Gen Z, terutama mereka yang rutin beraktivitas di area GBK. Masyarakat umum dapat mengakses lokasi acara tanpa dipungut biaya masuk atau gratis.

Kehadiran festival ini diharapkan mampu memicu kebanggaan terhadap produk buatan dalam negeri secara berkelanjutan. Melalui interaksi langsung di lapangan, hubungan antara produsen lokal dan konsumen diharapkan menjadi lebih solid.

"Mari bersama-sama mendukung UMKM lokal, melestarikan cita rasa Nusantara, dan memperkuat ekonomi rakyat melalui langkah sederhana, yaitu hadir, beli, dan bangga produk buatan anak negeri!" pungkas keterangan resmi.

(rir)

Read Entire Article
Kasus | | | |