Kapolri Minta Jajaran Reskrim Tingkatan Pelayanan ke Kelompok Rentan

5 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) agar dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat khususnya kelompok rentan.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri pembukaan rapat kerja teknis (rakernis) reskrim di Aula Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/5).

Ia juga memerintahkan agar setiap anggota di wilayah dapat menciptakan rasa aman dan memberikan keadilan dalam rangka penegakan hukum kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini menunjukkan wujud komitmen kita untuk bersama-sama melaksanakan penegakan hukum yang menjadi perhatian khusus pemerintah dan juga memberikan rasa aman dan memberikan keadilan bagi masyarakat," kata Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengatakan Rakernis tersebut juga menjadi upaya untuk meningkatkan penegakan hukum di tengah tantangan kejahatan yang semakin kompleks.

Menurutnya saat ini penguatan SDM harus terus dibarengi dengan peningkatan kolaborasi dan sinergi antaraparat penegak hukum agar penegakan hukum berjalan optimal sesuai kebijakan pemerintah.

"Rakernis kali ini adalah bagian dari upaya dari Bareskrim dan jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dengan penguatan kualitas dan kemampuan SDM," tuturnya.

Sigit menambahkan situasi global saat ini juga turut memunculkan celah-celah kejahatan baru yang harus diantisipasi bersama.

Di sisi lain, Kapolri juga menyoroti perkembangan kejahatan transnasional yang terus mencari modus operandi baru lewat perkembangan teknologi digital.

"Kita menghadapi situasi global yang juga berdampak terhadap situasi di dalam negeri dan tentunya ini juga memunculkan celah-celah hukum baru yang tentunya harus kita antisipasi bersama," jelasnya.

Terakhir, Sigit menyinggung keberadaan KUHP dan KUHAP baru yang dinilai membutuhkan penyesuaian paradigma penegakan hukum, termasuk penerapan restorative justice.

"Paradigma KUHP dan KUHAP yang baru yang tentunya banyak memberikan ruang keadilan restoratif di semua tingkatan, tidak hanya sekedar atributif, dan semuanya ini tentunya perlu dipahami oleh seluruh anggota," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang turut hadir dalam Rakernis tersebut mengapresiasi langkah Polri dalam memperkuat keamanan ruang digital.

Menurutnya, kerja sama antara Komdigi dan Polri sangat membantu dalam menghadapi berbagai kejahatan berbasis digital.

Ia menyebut berbagai bentuk kejahatan saat ini semakin banyak memanfaatkan teknologi dan digitalisasi, sehingga dibutuhkan terobosan baru dalam penanganannya.

Ke depan, kata Meutya, pemerintah berharap kerja sama lintas lembaga semakin diperkuat, terutama dalam menangani judi online, penipuan digital, serta kejahatan yang menyasar anak-anak dan kelompok rentan.

"Kita harapkan kerja sama dalam program-program yang menjadi atensi Bapak Presiden, termasuk di antaranya judi online, kemudian scam, dan kejahatan-kejahatan lain apalagi yang menyasar anak-anak dan kaum rentan," tutupnya.

(fra/tfq/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |