Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Metro Jaya mengaku bakal meminta keterangan dari pihak pengadu di kasus YouTuber Muhammad Jannah atau Bigmo.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan permintaan klarifikasi itu untuk menyelidiki dugaan pelanggaran Bigmo yang mengajak anak di bawah umur untuk mempromosikan liquid vape melalui tayangan live streaming.
"Ini masih pengaduan tapi sedang dalam penyelidikan dan akan diundang klarifikasi yang menyampaikan pengaduan dan lain-lain," ujarnya kepada wartawan, Senin (3/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Youtuber Bigmo sebelumnya telah diadukan ke Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya buntut diduga mengajak sejumlah anak di bawah umur untuk mempromosikan liquid vape melalui tayangan live streaming.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan praktik yang mengeksploitasi anak untuk mempromosikan produk yang tidak diperuntukkan bagi mereka merupakan pelanggaran serius dan tidak dapat ditoleransi.
"Anak-anak harus dilindungi dari segala bentuk eksploitasi di ruang digital. Konten yang melibatkan anak untuk mempromosikan produk vape jelas bertentangan dengan semangat perlindungan anak dan tidak sepatutnya mendapat ruang di platform digital," kata Meutya dalam keterangannya, Minggu (2/8).
Di sisi lain, Bigmo telah menyampaikan permintaan maaf terkait aksinya tersebut lewat sebuah video yang diunggah di akun Youtubenya, Niceguymo.
"Saya Muhammad Janah atau yang biasa dikenal sebagai Bigmo. Melalui video ini saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan dan perkataan saya yang telah menimbulkan kegaduhan dalam beberapa hari terakhir. Saya mengakui bahwa apa yang saya lakukan adalah sebuah kesalahan dan tidak dapat dibenarkan," tutur dia.
Bigmo menyebut dirinya menyadari bahwa sesuai regulasi, produk yang mengandung nikotin hanya diperuntukkan bagi konsumen dewasa dan bukan untuk anak di bawah umur.
"Sebagai seorang content creator saya seharusnya memahami tanggung jawab tersebut dan lebih berhati-hati dalam setiap ucapan maupun tindakan yang saya tampilkan kepada publik," ujarnya.
(tfq/isn)

3 hours ago
5

















































