Jakarta, CNN Indonesia --
Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya Hasanudin Tandilolo membeberkan cara Nur Hasannah Prasetya, terapis spa yang menjadi tersangka pembobolan rekening Tonny Soegiono, mengetahui PIN pelanggan Superior Spa.
Hasanudin mengungkapkan Nur mengetahui PIN rekening karena mengintip saat korban melakukan transaksi.
Nomor sandi itu kemudian ia gunakan untuk membobol rekening si pelanggan. Pasalnya, Tonny kerap menitipkan handphone saat ke toilet dan ATM-nya diselipkan di softcase handphone.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kok bisa tahu PIN-nya? Karena korban (Tonny) pernah diintip (oleh Nur) pas ambil ATM pas sering keluar bersama-sama," ujar Hasanudin kepada detikJatim, Rabu (27/5).
Hasanudin menerangkan aksi pencurian dilakukan Nur sejak 8 Agustus 2024 sampai dengan 24 September 2024.
Hal ini didasarkan sesuai hasil riwayat rekening korban yang dicetak oleh korban dengan total nilai menembus Rp1,2 miliar.
"Di rekening korban ketemu semua dan baru ketahuan," terang Hasanudin.
Dalam surat dakwaan, jaksa juga menyebut terdakwa tidak beraksi sendirian. Nur diduga melakukan perbuatannya bersama seorang rekannya bernama Putriana Kusuma Wardani yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
(sfr)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
10















































