Kasus Dokter Cibir Pasien, UGM Dampingi Keluarga Pasien BPJS Meninggal

3 hours ago 5

Yogyakarta, CNN Indonesia --

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan pendampingan kepada keluarga pasien BPJS Kesehatan yang diduga jadi objek komentar nirempati dari seorang dokter PPDS.

Dokter PPDS tersebut adalah Elda Putri Rahardini dari FK-KMK UGM. Ia sebelumnya dianggap telah melontarkan komentar tak berempati terhadap salah seorang pasien BPJS pemilik akun Threads @yurizaltrich.

Beberapa waktu kemudian, pasien pemilik akun @yurizaltrich dikabarkan meninggal dunia. Unggahannya yang jadi sasaran cibiran --termasuk salah satunya oleh Elda-- kemudian jadi sorotan warganet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dekan FK-KMK UGM, Yodi Mahendradhata, menuturkan pihaknya telah mengambil sejumlah langkah terkait peristiwa ini. Termasuk, menelaah dan melaksanakan serangkaian tahap investigasi.

FK-KMK UGM, kata Yodi, juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait demi memastikan proses pemeriksaan berlangsung secara objektif, transparan, dan mengedepankan asas keadilan bagi seluruh pihak.

Menurut Yodi, FK-KMK UGM turut memberikan pendampingan ke keluarga almarhum pasien.

"Memberikan pendampingan kepada keluarga almarhum serta membuka ruang komunikasi untuk menerima masukan, klarifikasi, dan penyelesaian permasalahan secara profesional, manusiawi, dan berorientasi pada penghormatan terhadap martabat pasien dan keluarganya," tulis salah satu poin dalam siaran pers klarifikasi FK-KMK UGM, Rabu (5/8) petang.

Poin-poin lainnya, FK-KMK UGM menegaskan komitmennya untuk memperkuat lingkungan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang aman, inklusif, bermartabat, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan etika profesi.

Fakultas menyatakan akan menindak tegas setiap pelanggaran etika, disiplin profesi, perundungan, kekerasan, pelecehan, maupun penyalahgunaan relasi kuasa sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, FK-KMK UGM akan menjatuhkan sanksi apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran.

Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan klinik juga akan dilakukan, termasuk penguatan supervisi, pembinaan profesionalisme, peningkatan kualitas komunikasi, serta penguatan pendidikan etika profesi, pelayanan yang berpusat pada pasien, dan budaya empati.

Kata Yodi, FK-KMK UGM menyampaikan keprihatinan mendalam kepada keluarga almarhum pasien serta permohonan maaf atas keresahan, ketidaknyamanan, dan berkurangnya kepercayaan publik yang timbul akibat beredarnya informasi itu.

"FK-KMK UGM memahami bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi klinis, tetapi juga oleh empati, komunikasi yang baik, penghormatan terhadap martabat pasien, serta profesionalisme setiap tenaga kesehatan," kata Yodi.

FK-KMK UGM menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan, etika profesi, dan keselamatan pasien adalah prinsip fundamental yang tidak dapat ditawar dalam setiap proses pendidikan maupun pelayanan kesehatan.

"Oleh karena itu, setiap dugaan pelanggaran terhadap nilai-nilai tersebut akan ditindaklanjuti secara serius sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Peristiwa ini bermula dari curhatan seorang pasien melalui akun Threads miliknya, @yurizaltrich, pada 22 Juli 2026.

Dalam unggahan itu, pasien mengaku telah menunggu 8 jam dan tak kunjung mendapatkan ruangan untuk mendapatkan perawatan. Ia enggan mengungkap nama rumah sakit tempat ia berobat lantaran mendaftar lewat BPJS Kesehatan.

Hanya saja, unggahan pasien malah mendapat banyak komentar negatif. Tak sedikit yang merespons sinis atau dengan nada menghakimi dan merendahkan.

Dari sejumlah informasi dan temuan warganet, komentar-komentar nirempati pada unggahan @yurizaltrich beberapa di antaranya dilayangkan oleh akun milik tenaga kesehatan atau dokter.

Salah satu akun itu adalah @erudarahaadini, milik Elda Putri Rahardini yang disebut-sebut sebagai salah seorang dokter di RSUP Dr. Sardjito. Dia pun meminta maaf dan mengakui komentarnya tidak pantas. Hingga pada Sabtu (1/8), pasien dikabarkan meninggal. Unggahan @yurizaltrich pun langsung jadi sorotan.

Belakangan diketahui bahwa Elda adalah dokter PPDS dari FK-KMK UGM yang bertugas di RSUP Dr. Sardjito. Pihak rumah sakit bersama kampus telah mengambil tindakan untuk memintai klarifikasi.

(kum/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |