Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9).
"Pada siang hari ini, Rabu 16 September 2026 dengan Rahmat Tuhan yang Maha Besar. Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai," kata Prabowo saat peresmian.
Sebelum peresmian, Prabowo sempat menjajal LRT ini didampingi jajaran menteri dan Gubernur Jakarta Pramono Anung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelahnya, Prabowo dan Pramono pun menghadiri acara peresmian di Stasiun Manggarai.
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan LRT Jakarta ini sepenuhnya dibangun BUMD Jakpro dan sepenuhnya menggunakan APBD.
Ia mengatakan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai ini panjangnya 12,2 km dan diharap bisa mengangkut 80 ribu penumpang per harinya.
Apa bedanya LRT Jakarta dengan LRT Jabodebek?
LRT Jakarta dan LRT Jabodebek sama-sama menjadi bagian dari pengembangan transportasi publik berbasis kereta di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Meski demikian, keduanya memiliki sejumlah perbedaan, mulai dari cakupan layanan, tarif hingga teknologi yang digunakan.
CNNIndonesia.com telah merangkum perbedaan LRT Jakarta dan LRT Jabodebek
Teknologi dan pengelola
Mengutip situs resmi LRT Jakarta, moda transportasi tersebut hadir sebagai sarana transportasi publik yang didedikasikan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong penggunaan transportasi yang ramah lingkungan.
Pembangunan LRT Jakarta dimulai pada 22 Juni 2016, bertepatan dengan HUT Kota Jakarta. Setelah proses pembangunan, LRT Jakarta mulai menggelar uji publik pada Juni 2019.
Dari sisi armada, kereta LRT Jakarta diproduksi Hyundai Rotem asal Korea Selatan. Salah satu teknologi yang menjadi keunggulannya adalah articulated bogie.
Teknologi tersebut memungkinkan rangkaian kereta mengikuti kontur jalur saat melewati tikungan tajam sehingga tetap dapat melaju dengan aman. Sistem articulated bogie ini juga disebut sebagai teknologi yang pertama kali diterapkan di Indonesia melalui proyek LRT Jakarta.
Sementara itu, LRT Jabodebek memiliki cakupan layanan yang lebih luas dengan menghubungkan wilayah Jakarta dan kawasan penyangga di sekitarnya. Layanan tersebut mencakup sejumlah wilayah seperti Bekasi, Depok, dan Bogor. Layanan LRT Jabodebek mulai beroperasi 2023.
Perbedaan lainnya terdapat pada sistem kelistrikan dan rel yang digunakan. Mengutip situs Indonesia Baik, LRT Jabodebek memperoleh sumber listrik dari bagian bawah atau menggunakan sistem Listrik Aliran Bawah (LAB).
Selain itu, LRT Jabodebek juga menggunakan rel ketiga yang dialiri listrik. Sistem tersebut dikenal dengan istilah Third Rail dan menjadi salah satu bagian dari sistem kelistrikan yang digunakan untuk mengoperasikan rangkaian kereta.
Terkait pengelolaan, LRT Jakarta dipegang oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah naungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo atau Jakpro.
Sementara itu, LRT Jabodebek dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. LRT ini merupakan proyek strategis nasional buatan PT INKA Indonesia.
Rute lintasan
Perbedaan LRT Jakarta dan LRT Jabodebek berikutnya adalah stasiun yang dilewati.
LRT Jakarta tahap 1 saat ini memiliki lintasan rel sepanjang 5,8 km dan menampung 270 penumpang per kereta. Sementara panjang lintasan LRT Jabodebek mencapai 44,3 km dan menampung 1.308 penumpang per kereta.
Ada enam stasiun untuk perjalanan dengan LRT Jakarta, yaitu:
- Stasiun Pegangsaan Dua Depo Kelapa Gading
- Stasiun Boulevard Utara
- Stasiun Boulevard Selatan
- Stasiun Pulomas
- Stasiun Equestrian
- Stasiun Velodrome
LRT Jabodebek beroperasi dengan dua lintas perjalanan, yaitu lintas Cibubur dan lintas Bekasi. Mengutip dari laman Instagram resmi LRT Jabodebek (@lrt_jabodebek), ada 18 stasiun LRT Jabodebek, yaitu:
Rute LRT Jabodebek lintas Cibubur:
- Stasiun LRT Dukuh Atas
- Stasiun LRT Setiabudi
- Stasiun LRT Rasuna Said
- Stasiun LRT Kuningan
- Stasiun LRT Pancoran
- Stasiun LRT Cikoko
- Stasiun LRT Ciliwung
- Stasiun LRT Cawang
- Stasiun LRT TMII
- Stasiun LRT Kampung Rambutan
- Stasiun LRT Ciracas
- Stasiun LRT Harjamukti.
Rute LRT Jabodebek lintas Bekasi:
- Stasiun LRT Dukuh Atas
- Stasiun LRT Setiabudi
- Stasiun LRT Rasuna Said
- Stasiun LRT Kuningan
- Stasiun LRT Pancoran
- Stasiun LRT Cikoko
- Stasiun LRT Ciliwung
- Stasiun LRT Cawang
- Stasiun LRT Halim
- Stasiun LRT Jati Bening Baru
- Stasiun LRT Cikunir 1
- Stasiun LRT Cikunir 2
- Stasiun LRT Bekasi Barat
- Stasiun LRT Jati Mulya.
Tarif
Untuk tarif, LRT Jakarta dibanderol seharga Rp5.000 untuk satu kali perjalanan. Berlaku untuk jarak jauh maupun dekat. Sementara LRT Jabodebek dihargai mulai dari Rp5.000 untuk satu kilometer pertama dan tambahan Rp700 untuk setiap kilometer berikutnya.
LRT Jabodebek ini juga punya tarif berbeda saat jam sibuk (peak hour), yaitu Senin - Jumat pukul 06.00 WIB - 08.59 WIB serta pukul 16.00 - 19.59 WIB. Jam sibuk dikenakan tarif maksimal Rp20.000. Sementara itu, untuk Sabtu-Minggu dan libur nasional serta waktu bebas jam sibuk (off peak hour) dikenakan tarif maksimal Rp10.000.
Jam Operasional
LRT Jakarta memiliki jam operasional setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 23.00 WIB. Tak jauh beda, LRT Jabodebek beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 23.27 WIB.
(knf/isn)

2 hours ago
6
















































