Jakarta, CNN Indonesia --
Perempuan warga negara asing (WNA) mengamuk saat warga menggelar tadarusan pada malam pertama Ramadan di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Peristiwa ini viral di media sosial. Kepala Dusun (Kadus) Gili Trawangan, Muhammad Husni, mengatakan perempuan tersebut merasa terganggu oleh suara tadarusan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang dia permasalahkan itu kegiatan tadarusannya, karena dia terganggu oleh suara speaker itu," ujarnya, dilansir detikBali, Kamis (19/2).
Perempuan itu terekam saat berteriak di depan salah satu musala ketika warga sedang mengaji menggunakan pengeras suara.
Menurut Husni, perempuan itu kemudian masuk ke dalam musala untuk menghentikan aktivitas warga. Ia bahkan merusak mikrofon yang digunakan untuk tadarusan.
"Akhirnya dia datang ke musala, kemudian langsung marah-marah dan ngerusak mikrofon segala macam," tuturnya.
Keributan tak terhindarkan. Bule tersebut terlibat adu mulut dengan warga. Dalam insiden itu, seorang warga mengalami luka cakaran.
"Bahkan ada salah satu warga itu luka. Dia cakar orang, karena saling bela diri kan. Bahkan salah satu tokoh di musala itu sampai jatuh dibuat," kata Husni.
Setelah kejadian tersebut, perempuan itu kembali ke vila tempatnya tinggal yang berjarak sekitar 50 meter dari musola.
Baca selengkapnya di sini...
(tim/wis)

15 hours ago
15
















































