Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meyakini tidak ada maksud lain di balik kelakar Presiden Prabowo Subianto yang menyebut "PKB harus diawasi terus".
"Ya (itu) bercanda, bercanda," kata Muhaimin saat ditemui selepas retret jilid kedua Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Prabowo, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1) malam.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu juga langsung membantah saat ditanya mengenai kelakar tersebut sebagai sinyal adanya kekhawatiran terhadap manuver politik PKB pada kemudian hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak, nggak, nggak. Bercanda, begitu-begitu biasalah, sering begitu," ujar Muhaimin sambil berjalan menuju kendaraannya.
Cak Imin kemudian memastikan tidak ada yang perlu diawasi. "Nggak ada," kata dia.
Menurut Cak Imin, kelakar semacam itu biasa dialamatkan kepada partainya, terlepas dari adanya ketua umum partai lain dalam ruangan berlangsungnya retret.
"Sering begitu, bercanda begitulah, gojlok'an begitu," ujar Cak Imin.
Presiden Prabowo dalam taklimat sesi pembuka retret menegaskan koalisi partai pendukung pemerintah kuat.
Ia kemudian berkelakar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar harus diawasi terus.
"Di sini koalisi kita kuat ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini ya? Ada. Ketua PKB ada? Oh, kayak Pak PKB yang harus diawasi terus nih," ujar Prabowo seraya menutup sesi taklimatnya untuk Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa siang.
PKB sebelum bergabung dalam koalisi partai pendukung pemerintah sempat berkontestasi dengan Prabowo saat Pilpres 2024.
Prabowo, yang berpasangan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, saat Pilpres berhadapan dengan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, kemudian pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Pasangan Anies-Muhaimin saat itu diusung oleh PKB, PKS, dan NasDem.
Namun selepas Pilpres yang dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Gibran, PKB, PKS, dan NasDem menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Presiden Prabowo.
Dalam susunan Kabinet Merah Putih, PKB dan PKS juga mendapatkan jatah kursi, di antaranya dan Yassierli, teknokrat usulan PKS yang sekarang menjabat Menteri Ketenagakerjaan.
(antara/gil)

1 day ago
9

















































