Pramono Deklarasi Perang Basmi Ikan Sapu-sapu di Sungai Jakarta

9 hours ago 11

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh wali kota di Jakarta turun tangan membasmi spesies invasif ikan sapu-sapu yang dinilai telah merusak ekosistem perairan dan infrastruktur tanggul di ibu kota.

Pramono mengatakan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera mengumpulkan para wali kota mengingat dampak kerusakan dari hama air ini sudah semakin mengkhawatirkan.

"Dan dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu. Karena saya akan minta seluruh wali kota, kalau di Pulau Seribu enggak lah, semua wali kota untuk menangani ini karena memang dampaknya sudah terasa," ujar Pramono di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Bina Marga Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Jakarta Timur, Selasa (14/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono menjelaskan, langkah awal penertiban spesies asing ini telah diuji coba saat pemberantasan di kali depan Plaza Indonesia. 

"Jadi penanganan ikan sapu-sapu yang dilakukan di depan Plaza Indonesia itu sebagai contoh role model penanganan nanti di tempat lain," kata Pramono.

Pram menyoroti daya tahan dan sifat destruktif ikan sapu-sapu yang secara langsung mengancam kelangsungan hidup fauna endemik setempat dan berisiko meruntuhkan struktur penahan air.

"Apalagi ini kan ikan yang berasal dari Amerika Selatan, mereka sangat kuat dan kemudian menjadi predator bagi ikan-ikan lokal, wader dan sebagainya. Makanannya diambil semua dan mereka merusak tanggul-tanggul yang ada karena rumahnya itu di sana," jelas Pramono.

Ia berkomitmen untuk menuntaskan persoalan ini secara menyeluruh agar langkah agresif ibu kota ini dapat menjadi rujukan penanganan bagi daerah lain.

Operasi penangkapan ikan sapu-sapu sebelumnya dilakukan di Kali Cideng, tepatnya di depan Plaza Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut melibatkan 100 personel gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta hingga Gulkarmat Jakarta Pusat.

Dalam operasi tersebut, petugas menangkap 41 ekor ikan sapu-sapu berukuran besar yang dinilai mengganggu ekosistem sungai.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok mengatakan penangkapan itu merupakan bagian dari upaya menekan penyebaran spesies invasif di sungai-sungai Jakarta.

Upaya memberantas sapu-sapu telah lebih dulu dilakukan oleh Arief Kamarudin, pemuda di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Arief secara rutin membasmi sapu-sapu yang berkembang biak di aliran Ciliwung dekat rumahnya. Dia bersama sejumlah temannya kerap terjun ke kali untuk mencari sapu-sapu dan telurnya.

(kna/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |