Penampakan Ponpes Darul Mukhlisin, Sudah Bersih dari Tumpukan Kayu

3 hours ago 6

CNN Indonesia

Jumat, 02 Jan 2026 14:39 WIB

Kondisi Ponpes Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang, yang viral karena sempat tertimbun lumpur pekat dan kayu gelondongan, kini menampakkan wajah yang lebih lega. Kondisi Ponpes Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang, yang viral karena tertimbun lumpur pekat dan kayu gelondongan, kini menampakkan wajah yang lebih lega. (Arsip Istimewa)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kondisi sekitar Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang, yang viral karena sempat tertimbun lumpur pekat dan gunungan kayu gelondongan yang terbawa arus, kini sudah menampakkan wajah yang jauh lebih lega.

Sisa-sisa 'amuk' bencana banjir bandang yang menerjang Aceh Tamiang pada akhir November 2025 lalu perlahan mulai sirna. Salah satu lokasi yang sudah jauh berubah adalah sekitar Ponpes Darul Mukhlisin.

Penampakan wilayah sekitar Ponpes Darul Mukhlisin saat ini sangat kontras jika dibandingkan dengan kondisi mencekam pada 26 November 2025. Kala itu, pesantren ini nyaris tak terlihat akibat tertimbun lumpur pekat dan gunungan kayu gelondongan yang terbawa arus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Batang-batang pohon besar berserakan di halaman, menutupi akses vital dan merusak fasilitas pendidikan. Suasana riuh santri berganti dengan tumpukan material sisa bencana yang memprihatinkan.

Namun, semangat pemulihan tak pernah padam. Berdasarkan penampakan terbaru yang diperlihatkan Bakom RI, Jumat (2/1), perubahan signifikan terlihat di sekitar wilayah Ponpes Darul Mukhlisin.

Halaman pesantren yang sempat menjadi 'hutan kayu' darurat kini telah lapang. Tak ada lagi potongan kayu besar yang menghalangi jalan. Deretan alat berat yang selama ini bekerja tanpa kenal lelah, siang dan malam di bawah minimnya penerangan, kini terparkir rapi-menandakan misi pembersihan utama telah tuntas.

Foto udara menampilkan tumpukan kayu-kayu memenuhi area Pondok Pesantren Darul Mukhlishin pascabanjir bandang di  Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (5/12/2025). Usai sepekan setelah bencana banjir bandang, akses menuju Desa Tanjung Karang masih terhambat akibat banyaknya tumpukan pohon dan lumpur tebal dari Sungai Tamiang sehingga bantuan sulit masuk ke wilayah tersebut. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas PrakosoKondisi Pondok Pesantren Darul Mukhlishin pascabanjir bandang. (ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)

Masjid pesantren yang sempat viral karena keteguhannya berdiri di tengah terjangan banjir kini berdiri bersih dan kokoh. Bangunan suci ini tidak lagi terkepung kayu.

Meski di luar area pesantren masih terlihat beberapa sisa kayu yang mengering, kondisi di dalam lingkungan pendidikan ini sudah jauh lebih tertata. Meski saat ini sarana pendidikan belum sepenuhnya dapat difungsikan kembali, bersihnya area dari material kayu menjadi secercah harapan.

(har)

Read Entire Article
Kasus | | | |