Mendagri Tito Pastikan Listrik di Aceh Kembali Normal Pekan Depan

18 hours ago 19

CNN Indonesia

Minggu, 30 Nov 2025 10:40 WIB

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut listrik di Provinsi Aceh akan kembali normal pada akhir pekan depan. Ilustrasi. Mendagri Tito Karnavian menyebut aliran listrik di Aceh kembali normal pekan depan. (REUTERS/Hendri)

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut listrik di Provinsi Aceh akan kembali normal pada akhir pekan depan.

Tito menyampaikan saat ini Aceh perlu membangun tower pengganti usai sejumlah tower transmisi 150 kV tumbang akibat banjir. Material pembangunan tower tersebut, kata dia, memerlukan waktu untuk diangkut ke lokasi terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Totalnya 30 ton jadi perlu waktu 5 hari untuk mengangkut, enam ton per hari. Lima hari terus tambah dua hari perbaikan jadi diperkirakan tujuh hari insyaallah hari Sabtu nanti listrik akan jalan. Kalau listrik jalan komunikasi akan lebih mudah," kata Tito kepada wartawan di Pidie Jaya seperti dilansir dari detikcom, Minggu (30/11).

Tito mengatakan listrik di Aceh saat ini mengalami gangguan karena ada tower yang rusak akibat banjir. Alhasil, sejumlah daerah mengalami gangguan listrik.

"Yang di Banda Aceh sementara di-support hanya dari Nagan Raya, jadi nggak maksimal karena biasanya di-support dari Arun dan Nagan Raya," ujarnya.

Tito mengaku prihatin dengan bencana yang melanda beberapa daerah di Aceh. Menurutnya, ada beberapa titik tertentu terdampak.

"Hari ini kami juga memberikan dukungan, bantuan, selain dari Kemendagri, pemerintah provinsi dalam bentuk pangan, pakaian dan lain-lain," ujar Tito.

Banjir bandang merendam puluhan kabupaten dan kota di tiga provinsi di Pulau Sumatra, yakni Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dunia imbas banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencapai 303 orang sampai Sabtu (29/11) sore.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan korban meninggal paling banyak berasal dari Sumatra Utara (Sumut) dengan 166 korban jiwa.

"Saya akan uraikan dari Sumut, korban jiwa yang kemarin 116 korban jiwa, sekarang menjadi 166 jiwa meninggal dunia. Kemudian 143 jiwa yang masih hilang," ucap Suharyanto.

(dis/els)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |