Kakorlantas Ungkap Penyebab Kemacetan di Tol MBZ Rabu Pagi

4 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho membeberkan penyebab kemacetan yang terjadi di layang Tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) pada Rabu (18/3) pagi tadi.

Agus menyebut salah satu pemicu utama kemacetan di tol layang tersebut adalah faktor teknis kendaraan serta perilaku pengemudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya ada kendaraan yang trouble. Yang kemarin ada yang olinya itu sampai habis, kita bantu juga. Ini menyebabkan perlambatan," kata Agus kepada wartawan.

Selain itu, kata Agus, faktor lainnya yakni insiden kecelakaan ringan hingga pengemudi yang nekat berhenti di bahu jalan karena kelelahan.

"Ada yang kecelakaan ringan, termasuk juga ada yang kecapekan tidur di bahu jalan. Jadi sifatnya hanya sementara setelah kita lakukan pelayanan, kami punya tim urai, kita datangi, kita bangunkan, dan kita lancarkan kembali," ujarnya.

Disampaikan Agus, pihaknya telah menyiapkan dan menyiagakan tim urai untuk menangani kendala tersebut sehingga arus lalu lintas bisa kembali lancar.

"Jadi hanya sementara saja karena memang kadang-kadang kondisi kendaraan pengguna jalan juga ada yang macet dan lain sebagainya," ucap Agus.

Sebelumnya, kepadatan arus lalu lintas terjadi di jalan layang Tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) pada Rabu pagi ini. Kepadatan lalin disebabkan karena peningkatan volume kendaraan pada libur Nyepi dan arus mudik Lebaran 2026.

Berdasarkan laman media sosial X Jasamarga, kepadatan lalin kendaraan di Tol MBZ sudah terjadi di Bekasi Barat Km 12-Bekasi Timur Km 16, lalu Tambun Km 19-Cibitung Km 23 pada pukul 09.08 WIB.

"Cibitung Km 24-Cikarang Barat Km 30 padat, kepadatan volume lalin. Cikarang Barat Km 31-Cikarang Pusat Km 37 padat, kepadatan volume lalin," tulis Jasamarga.

Kepadatan di Tol MBZ juga terjadi di Cikarang Pusat Km 40-Karawang Barat Km 42 Cikampek karena kepadatan volume lalin.

(dis/els)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |