Jusuf Kalla Temui Prabowo di Istana

6 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (11/6), setelah sebelumnya meminta waktu untuk bertemu kepala negara.

Berdasarkan tayangan resmi Sekretariat Presiden, JK tiba di kompleks Istana sekitar pukul 15.00 WIB. Kedatangannya didampingi putranya, Solihin Kalla, yang kini menjabat presiden direktur Kalla Group.

Setibanya di Istana, JK dan Solihin disambut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Keduanya kemudian diarahkan menuju ruang pertemuan untuk bertemu Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam tayangan tersebut, Prabowo tampak menyambut langsung kedatangan JK dan Solihin. Setelah berjabat tangan, keduanya dipersilakan duduk oleh Prabowo sebelum pertemuan berlangsung.

Sebelumnya, Teddy mengungkapkan bahwa permintaan pertemuan itu disampaikan JK beberapa hari lalu. Menurut dia, JK memang berencana datang bersama putranya yang berkiprah di dunia usaha.

"Pak Wapres Jusuf Kalla beberapa hari lalu meminta waktu bertemu kepada Presiden Prabowo. Beliau akan datang bersama putra beliau yang juga seorang pebisnis," kata Teddy dalam keterangan resmi.

Teddy tidak mengungkapkan agenda spesifik yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun, ia menyebut Prabowo selama ini membuka ruang komunikasi dengan berbagai tokoh nasional, termasuk kalangan dunia usaha.

Menurut Teddy, komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai elemen bangsa menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional.
Pertemuan JK dan Prabowo berlangsung di tengah perhatian publik terhadap sejumlah isu ekonomi yang berkembang belakangan ini. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, JK juga sempat menyampaikan pandangannya mengenai kondisi fiskal dan perekonomian nasional.

"Krisis ekonomi itu berhubungan dengan fiskal. Fiskal itu uang, anggaran, dan sebagainya. Jadi, untuk mengatasi itu, maka pengeluaran diturunkan. Pemasukan dinaikkan," ujar JK dalam sebuah seminar publik yang dikutip Antara.

(del/ugo)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kasus | | | |