DPR Minta TNI Buka-bukaan Kasus Jurnalis Banjarbaru Dibunuh ke Publik

16 hours ago 6

TIM | CNN Indonesia

Jumat, 04 Apr 2025 14:05 WIB

Komisi I DPR RI akan meminta penjelasan TNI terkait dengan dugaan pembunuhan terhadap jurnalis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Komisi I DPR RI akan meminta penjelasan TNI terkait dengan dugaan pembunuhan terhadap jurnalis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi I DPR RI akan meminta penjelasan TNI terkait dengan dugaan pembunuhan terhadap jurnalis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan oleh anggota lembaga militer tersebut.

Wakil Komisi I DPR Dave Laksono meminta POM TNI segera membuka perkembangan kasus ini secara transparan ke publik.

Prajurit TNI Angkatan Laut (AL) Kelasi I bernama Jumran diduga melakukan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap J seorang jurnalis di Banjarbaru. Jumran sendiri ditetapkan jadi tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami terus meminta agar POM TNI membuka kasus ini agar jelas tersampaikan ke masyarakat apa yang terjadi dan proses hukumnya sejauh mana," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono kepada wartawan, Jumat (4/4), seperti dilansir Detik.

Dave menegaskan akan membahas mengenai kasus ini dalam rapat kerja (raker) bersama TNI saat pembukaan masa sidang DPR mendatang.

"Pada saat raker yang akan datang akan masuk agenda pembahasan," katanya.

Keluarga jurnalis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sebelumnya mengungkap prajurit TNI AL bernama Jumran memperkosa korban sebanyak dua kali sebelum melakukan pembunuhan.

"Berdasarkan alat bukti, kami sampaikan bahwa korban mengalami kekerasan seksual, ini adalah pemerkosaan," kata pengacara keluarga Juwita, Muhamad Pazri, Kamis (3/4).

Pazri mengatakan pemerkosaan prajurit Jumran kepada korban pertama kali terjadi di rentang waktu 25-30 Desember 2024. Peristiwa kedua terjadi pada 22 Maret 2025, tepat di hari jasad korban ditemukan.

(asa)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |