Surabaya, CNN Indonesia --
Peristiwa tabrak lari hingga berujung kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu (9/9) sore. Tiga mobil dan 10 sepeda motor dilaporkan rusak parah.
Salah satu saksi sekaligus korban, Jeriko (26) mengatakan, insiden bermula saat sebuah mobil Toyota Alphard dengan nomor polisi N 1882 NCI menabrak sebuah kendaraan di persimpangan lampu merah Jalan Arif Rahman Hakim.
"Awalnya dari lampu merah sana, dia duluan ditabrak mobil Alphard. Nah, terus yang Alphard ini kabur," ujar Jeriko saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (9/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai menabrak kendaraan di persimpangan, alih-alih berhenti, Toyota Alphard itu diduga terus melaju hingga melarikan ke Jalan Menur Pumpungan. Namun, laju kendaraan sempat terhenti akibat kepadatan lalu lintas.
"Sempat macet, dia sempat berhenti. Berhentinya itu bukan kayak mobil biasanya, gasnya itu ditekan. Pas mulai jalan, baru dua menit kemudian dari belakang udah diseruduk semua," jelas.
Jeriko yang saat itu tengah mengendarai sepeda motor Honda Vario turut menjadi korban serudukan dari arah belakang hingga kendaraannya rusak parah.
"Iya, emang langsung diseruduk dari belakang semua tanpa klakson, sampai terhenti nabrak mobil putih [Honda Yaris]," katanya.
Akibat kecelakaan beruntun ini, Jeriko menyebut sejumlah korban mengalami luka berat. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji yang tak jauh dari lokasi.
"Nggak ada yang meninggal, cuma luka-luka. Tapi ada luka berat sekitar empat orang, salah satunya tukang antar paket, kepalanya luka parah," ungkapnya.
Jeriko turut menyampaikan dugaan penyebab kecelakaan berdasarkan informasi yang ia terima di lokasi. Dugaan sementara sopir Toyota Alphard tersebut mengantuk.
"Katanya dia ngantuk," tutur Jeriko.
Kronologi ini diperkuat oleh korban lain, Naufal (19), warga Pasuruan, yang turut menjadi korban serudukan Alphard. Naufal menjelaskan, sebelum tiba di lokasi kecelakaan kedua, Alphard sempat menabrak sebuah mobil di lampu merah.
"Sebelumnya, di lampu merah tadi ada info dari bapak yang kena tabrak juga. Itu yang Alphard nabrak Xenia di depannya. Yang Xenia ini nabrak si bapak yang pakai motor. Si Bapak yang pakai motor ini ngejar bapak yang di Alphard," ucap Naufal.
Naufal menyebut, pengendara motor yang tertemper kecalakaan beruntun itu juga sempat hendak mengejar pengendara pelaku. Namun yang bersangkutan didiga menolak berhenti dan terus melarikan diri.
"Yang Alphardnya soalnya pas mau disuruh melipir itu kabur," ucapnya.
Naufal, yang juga mengendarai Honda Vario, mengaku hanya mengalami luka ringan dibanding korban lain. Meski begitu motornya ringsek cukup parah.
Sementara itu, Naufal menyebut sempat beredar informasi lain soal kondisi sopir Alphard yang disebut tengah dalam kondisi mengonsumsi obat saat kejadian.
"Tapi tadi sempat pas di sana ada kesimpulan kalau orangnya itu pakai obat," ujarnya.
Pantauan di lokasi, sekitar pukul 16.00 WIB, mobil Alphard berwarna hitam dengan nomor polisi N 1882 NCI terlihat terhenti di bahu jalan sebelah kiri, tepat di depan sebuah dealer motor. Bagian depan mobil tersebut ringsek dan kaca depannya pecah.
Tepat di depan Alphard tersebut, terdapat mobil Honda Yaris berwarna putih dengan kondisi ringsek di bagian depan dan belakang. Di sekitar lokasi, belasan sepeda motor juga terlihat rusak dengan body yang pecah. Sebuah rombong bakso turut rusak diduga ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Seorang pria yang diduga sopir Alphard sempat dikerumuni warga di sekitar dealer motor lokasi kejadian. Tak lama berselang, pihak kepolisian tiba dan langsung mengamankan pria tersebut ke dalam mobil polisi.
Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Sukolilo, Ipda Bambang Sutrisno, mengatakan setidaknya ada lima korban luka dalam kejadian itu.
"Ada lima. Itu luka semua, nah itu terjadi. Jadi untuk korban dilarikan ke Rumah Sakit Haji. Dan untuk yang punya dari Alphard sudah diamankan Polsek Sukolilo," ujar Bambang.
Bambang menjelaskan, sebelum menabrak sejumlah kendaraan yang tengah parkir, mobil Alphard tersebut sempat menabrak rombong bakso yang berada di pinggir jalan.
"Masih lancar yang arah dari timur, cuma kejadiannya beruntun di sini. Pertama itu nabrak bakso. Ah, mungkin hilang keseimbangan langsung nyasar yang parkir roda empat. Tiga kendaraan itu yang parkir," jelasnya.
Ia menyebut total terdapat 13 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini, dengan tiga di antaranya merupakan kendaraan roda empat yang tengah terparkir, dan 10 lainnya sepeda motor.
"Kalau kendaraannya 10, nah roda empatnya tiga," katanya.
Terkait dugaan pengemudi dalam kondisi mabuk, Bambang mengatakan pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut. Yang pasti, pengemudi Alphard saat ini telah dibawa ke Polsek Sukolilo untuk penyidikan lebih lanjut.
"Nanti oleh Reskrim nanti disidik lebih lanjut," ujarnya.
Bambang juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun tersebut, meski sejumlah korban mengalami luka berat.
"Oh, enggak ada, enggak ada. Cuma laka luka berat sama ringan, ya," katanya.
(frd/gil)

5 hours ago
7
















































