Jakarta, CNN Indonesia --
Penumpang TransJakarta mengeluhkan cara mengemudi sopir bus Koridor 2 rute Monas-Pulogadung, kode bus TJ0205, yang disebut melaju secara ugal-ugalan. Sopir mengerem mendadak hingga membuat sejumlah penumpang terjatuh.
Keluhan tersebut disampaikan akun @Music_Cadas @RadioElshinta melalui unggahan di X.
Dalam cuitannya, akun itu menyebut bus tersebut dikemudikan dengan kecepatan yang dinilai tidak terkendali, termasuk melakukan pengereman mendadak di tengah perjalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepanjang perjalanan, sopir mengemudikan bus dengan ugal-ugalan menambah kecepatan secara tidak terkontrol di celah kendaraan dan sering melakukan pengereman mendadak," tulis akun tersebut, Jumat (11/9).
Menurut pengunggah, kejadian paling parah terjadi di persimpangan bawah flyover Senen, sebelum Halte Toyota Rangga.
Pengereman secara ekstrem membuat penumpang di area sambungan bus terjatuh dan sebagian penumpang perempuan disebut sampai tersungkur ke lantai.
Pengunggah juga menyebut terdapat penumpang yang tertimpa penumpang lain akibat rem mendadak tersebut.
Tak hanya soal cara mengemudi, pengunggah juga menuding sopir tidak memberikan klarifikasi setelah bus tiba di Halte Toyota Rangga. Menurutnya, sejumlah penumpang turun untuk meminta penjelasan, tetapi sopir disebut tidak turun dari bus dan enggan menunjukkan identitas.
Pengunggah kemudian menyoroti bus yang disebut kembali dijalankan ketika pintu belum sepenuhnya tertutup. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan penumpang dan meminta adanya tindakan terhadap pengemudi.
Transjakarta merespons keluhan tersebut melalui akun resmi X @PT_Transjakarta. Dalam tanggapannya, Transjakarta meminta maaf atas kejadian yang dialami penumpang dan menyatakan laporan telah diteruskan kepada unit terkait untuk diperiksa dan ditindaklanjuti.
"Hai Kak, mohon maaf atas kejadian yang dialami saat ini laporan sudah kami teruskan ke Unit Terkait untuk pengecekan dan tindaklanjut di nomor laporan TJ-TICO9260009347."
Transjakarta juga menanyakan kondisi penumpang dan meminta konfirmasi apabila terdapat luka. Penumpang diminta menghubungi melalui pesan langsung (DM) serta memberikan nomor WhatsApp aktif untuk proses tindak lanjut.
Keluhan tersebut juga mendapat perhatian Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Prastowo Yustinus. Ia memberikan tanggapan singkat di bawah unggahan X tersebut.
"Akan dievaluasi oleh manajemen," tulis Prastowo.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan terhadap pengemudi bus TJ0205 maupun kondisi penumpang yang disebut terjatuh.
(tim/sur)

2 hours ago
4















































