Polisi: Temuan Rompi Pelampung Bukan Milik Kapal Rombongan Jurnalis

7 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Banten menyatakan rompi pelampung yang ditemukan tim pencari bukan berasal dari kapal Arupadhatu 1 yang membawa rombongan jurnalis yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda.

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan hal ini berdasarkan keterangan dari Sandi selaku pemilik kapal yang membawa rombongan jurnalis tersebut.

"Bahwa hasil pemeriksaan, maupun interogasi kepada Bapak Sandi selaku pemilik kapal, karena pemilik kapal ada dua kapal, Arupadhatu 1 maupun Arupadhatu 2, tidak menggunakan life jacket seperti yang ditemukan. Jadi tidak, bukan merupakan, milik kapal Arupadhatu 1 yang sampai sekarang belum ditemukan," tutur Hengki kepada wartawan, Jumat (11/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, rompi pelampung tersebut ditemukan oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer I-3-64 Lanal Banten di perairan yang berada di dekat Anyer, Banten, Kamis (10/9) kemarin.

Lebih lanjut, Hengki hingga saat ini tim SAR gabungan dari berbagai unsur masih terus melakukan upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis tersebut.

"Sampai dengan hari ini, hari keempat masih dilakukan searching maupun pemantauan langsung di sekitar TKP dengan pembagian beberapa sektor yang sudah ditentukan oleh Basarnas Provinsi dan sekarang masih berjalan," ucap dia.

Sebelumnya, speed boat yang membawa lim jurnalis yang hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (8/9).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten selaku SAR Mission Coordinator Al Amrad menyampaikan bahwa delapan orang yang berada di dalam speed boat terdiri dari dua awak kapal, seorang pemandu atau guide, serta lima jurnalis.

Awak kapal dalam speedboat itu adalah Warta (55) selaku kapten kapal; Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) selaku guide

Sementara lima jurnalis yang ada di dalam speed boat itu yakni pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu) serta Donal (pewarta lepas/freelance).

(gil)

Read Entire Article
Kasus | | | |