Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengajak kader HMI untuk melupakan kepentingan sesaat dan kebencian demi kepentingan bangsa.
Hal ini disampaikan Supratman saat menghadiri Diskusi Kebangsaan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kementerian Hukum, Minggu (23/8).
"Pendirian HMI demi kepentingan bangsa dan mempertahankan Negara Kesatuan RI" kata Supratman dalam keterangan tertulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Supratman juga mengajak KAHMI untuk membuat forum yang tidak hanyak membicarakan kasus per kasus. Menurutnya bangsa ini terlalu kecil jika setiap kasus kita didiskusikan sampai 'berdarah-darah'.
Supratman berharap keluarga besar KAHMI dan masyarakat umum untuk menyampaikan kritik terhadap kementerian yang dipimpinnya.
"Setiap hari jumat saya menyediakan forum pengaduan publik, yang disiarkan secara live, tandanya pemerintahan terbuka dan terus berbenah" katanya.
Menurut Supratman ini adalah cara mengubah birokrasi dan membuka diri sekaligus meminta partisipasi publik.
Demi terciptanya tatanan birokraksi yang baik, ia mengajak masyarakat untuk membantu Presiden mengawasi birokrasi.
"Bapak Presiden menginginkan birokrasi yang transparan dan akutabel" katanya.
Selain dihadiri Menteri Hukum, Diskusi dan Jalan Sehat KAHMI juga diikuti oleh tokoh tokoh seperti Menko Hukum, HAM dan Imipas, Yusril Ihza Mahendra, Hakim Konstitusi MK Arsul Sani, Dirjen Imigrasj Hendarsam Marantoko serta sejumlah tokoh lainnya.
(tim/sur)

3 hours ago
4















































