Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf resmi membuka CNNIndonesia Islamic Travel Connect 2026 di Mozaik Walk, Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (29/7).
"Dengan mengucap Bismillahiirrohmanirrohim, Islamic Travel Connect 2026 resmi dimulai," kata Irfan saat membuka acara bersama President Director CNNIndonesia Titin Rosmasari.
Irfan mengatakan CNNIndonesia Islamic Travel Connect 2026 bukan sekadar pameran atau travel fair biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun,sebuah platform kolaboratif yang mempertemukan pelaku industri,regulator, dan masyarakat dalam satu ekosistem untuk membangun masa depan ekosistem haji dan umrah Indonesia, serta wisata halal yang lebih profesional, terpercaya, dan berkelanjutan.
Ia mengapresiasi konsep yang diusung dalam gelaran acara ini.
"Mudah-mudahan menjadi sebuah ruang strategis kita untuk memperluas edukasi publik, memperkuat kepercayaan publik terhadap industri, serta membuka peluang kolaborasi dan pertumbuhan bisnis," ujar Irfan.
CNNIndonesia menghadirkan Islamic Travel Connect 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan industri, regulator, dan masyarakat untuk membangun masa depan ekosistem haji dan umrah Indonesia serta wisata halal yang lebih profesional, terpercaya, dan berkelanjutan.
CNNIndonesia Islamic Travel Connect 2026 berlangsung di Mozaik Walk, Kota Kasablanka, Jakarta, 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Berbeda dengan travel fair pada umumnya, Islamic Travel Connect mengusung konsep kolaboratif yang mempertemukan regulator, pelaku industri, media, serta masyarakat dalam satu ekosistem untuk mendorong terciptanya industri haji dan umrah yang lebih profesional, terpercaya, dan berkelanjutan.
Islamic Travel Connect menjadi ruang strategis untuk memperluas edukasi publik, memperkuat kepercayaan terhadap industri, serta membuka peluang kolaborasi dan pertumbuhan bisnis.
Lebih dari sekadar pameran, Travel Fair ini merupakan panggung bersama yang menampilkan komitmen industri dalam menghadirkan layanan perjalanan ibadah dan wisata halal yang berkualitas .
Sejumlah pemangku kepentingan berpartisipasi dalam kegiatan ini, mulai dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), maskapai penerbangan, jaringan hotel, lembaga keuangan syariah, perusahaan asuransi, perusahaan teknologi finansial (fintech), hingga penyedia berbagai layanan pendukung perjalanan ibadah.
Tak hanya itu, regulator, kementerian, dan berbagai institusi yang memiliki peran dalam penyusunan kebijakan serta pengembangan industri juga dilibatkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha.
Sementara itu, perusahaan penyedia produk gaya hidup muslim dan perlengkapan ibadah turut hadir untuk melengkapi kebutuhan masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan.
Selama lima hari penyelenggaraan, Islamic Travel Connect 2026 akan menghadirkan berbagai agenda, mulai dari exhibition yang menampilkan produk dan layanan industri haji, umrah, dan wisata halal, promotion berbagai program unggulan peserta, hingga sesi business to customer (B2C) yang memungkinkan masyarakat berinteraksi langsung dengan penyelenggara perjalanan ibadah.
Festival ini menghadirkan pameran industri, aktivitas promosi, amplifikasi media, serta interaksi langsung antara penyelenggara dan calon jemaah dalam satu ekosistem yang mendorong edukasi, kepercayaan, dan pertumbuhan bisnis haji dan umrah.
Melalui konsep tersebut, pengunjung tidak hanya dapat memperoleh informasi mengenai paket perjalanan ibadah, tetapi juga memahami perkembangan industri, layanan terbaru, serta berbagai inovasi yang mendukung kenyamanan dan keamanan beribadah.
Sebagai medium strategis antar-pemangku kepentingan, festival ini juga menghadirkan edukasi yang kredibel, transparansi layanan, serta ruang diskusi mengenai kebijakan, regulasi, dan standardisasi industri. Lebih dari sekadar event, festival ini menjadi wadah bertemunya ide, kemitraan, dan peluang bisnis yang mendorong kemajuan ekosistem haji dan umrah Indonesia.
Lebih dari sekadar ajang promosi, Islamic Travel Connect juga diharapkan menjadi forum yang mempertemukan ide, memperluas jejaring, serta mendorong lahirnya kolaborasi baru di antara seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat transparansi, serta menciptakan ekosistem industri haji dan umrah yang semakin sehat dan berdaya saing.
Dengan mempertemukan regulator, pelaku usaha, media, dan masyarakat dalam satu panggung, CNNIndonesia Islamic Travel Connect 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu agenda strategis yang berkontribusi terhadap pengembangan industri haji, umrah, dan wisata halal nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar perjalanan ibadah terbesar di dunia.
(yoa/ugo)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
9
















































