Jakarta, CNN Indonesia --
Kabar duka tengah menyelimuti Partai Amanat Nasional (PAN) usai ditinggal salah satu pendirinya, Abdillah Toha di usia 84 tahun, Selasa (26/5).
Kabar tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi yang menyebut sosok Abdillah Toha bukan hanya sebagai politikus, namun juga pemikir Islam modernis dan kolumnis.
"Abdillah Toha adalah tokoh Indonesia yang dikenal sebagai politikus senior, penulis dan kolumnis, intelektual Muslim, mantan anggota DPR RI, salah satu tokoh awal Partai Amanat Nasional (PAN)," kata Viva dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdillah ada pendiri PAN bersama Amien Rais usai kejatuhan Soeharto pada Mei 1998. Di DPR, Abdillah pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi DPR bidang pertahanan dan Ketua Fraksi PAN pada periode sejak 2004-2009.
Lahir di Solo, Jawa Tengah pada 1942, Abdillah adalah lulusan Universitas Western Australia, dan satu angkatan dengan Wapres ke-11 Boediono.
Meski lulus sebagai sarjana perdagangan, Abdillah juga dikenal sebagai pemikir Islam modernis. Salah satu bukunya yang terkenal adalah 'Buat Apa Beragama? Renungan Memaknai Religiusitas di Tengah Keberagaman".
Selain di partai, Abdillah juga aktif di beberapa organisasi keislaman, mulai dari pengurus HMI, ICMI, hingga pendiri dan anggota yayasan Paramadina. Dia juga merupakan pendiri dan Komisaris Utama Kelompok Penerbit Mizan.
(thr/fra)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
5

















































