Legislator PKB Kecam Penembakan 3 ASN oleh KKB: Aksi Tidak Manusiawi

4 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi XIII DPR mengecam insiden penembakan oleh KKB yang menewaskan tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, Rabu (9/9).

Anggota Komisi XIII Bidang HAM DPR, Mafirion Syamsuddin Rogo menilai kasus tersebut sebagai pelanggaran HAM yang tak bisa ditoleransi dan harus ditindak tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tindakan KKB yang menembak tiga pegawai Dinas Pertanian ini adalah tindakan yang tidak manusiawi. Ini adalah pelanggaran HAM yang tidak boleh ada toleransi," kata Mafirion saat dihubungi, Kamis (10/9).

Mafirion menyesalkan karena kasus ketiga korban ditembak saat membawa bantuan ternak untuk masyarakat. Menurutnya, petugas pelayanan mestinya dapat dilakukan dengan aman dan tidak boleh menjadi sasaran kekerasan bersenjata.

Mafirion mengaku prihatin karena kasus itu kini bukan hanya menyangkut korban, tetapi juga menyisakan persoalan mengenai rasa aman masyarakat sipil di wilayah konflik.

Menurutnya, warga yang tinggal di kawasan tersebut maupun mereka yang bekerja memberikan pelayanan publik akan berada dalam bayang-bayang ancaman kekerasan.

"Kalau tidak ada tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku, masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut dan warga sipil yang bertugas di sana akan terus hidup dalam rasa takut," ujarnya.

Mafirion bilang warga sipil kerap menjadi kelompok yang paling rentan ketika kekerasan terus terjadi. Padahal, mereka tidak terlibat dalam konflik.

"Semua warga negara Indonesia, di mana pun berada, memiliki hak yang sama untuk hidup aman dan tanpa rasa takut," kata Mafirion.

Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap penembakan terjadi pada Rabu (9/9) sekitar pukul 15.53 WIT. Saat itu, rombongan 11 pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sedang dalam perjalanan dari Wamena menuju Muliama untuk meninjau kegiatan cetak sawah.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan tiga pegawai berstatus ASN tewas dalam penembakan tersebut. Mereka yakni WB (24), AR (49) yang merupakan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya, serta AAM (35).

(thr/fra)

Read Entire Article
Kasus | | | |