Kecelakaan Maut di Bali, 2 Guru Asal Banyuwangi Meninggal

6 hours ago 8

Denpasar, CNN Indonesia --

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk atau di KM 123-124, tepatnya di sebelah barat Mbah Temon, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (3/8) pukul 05.20 WITA.

Peristiwa yang membuat dua orang tewas tersebut melibatkan sebuah Toyota Calya bernomor polisi P 1443 YE dengan Bus Mesion bernomor polisi DK 7626 AI.

"Akibat kecelakaan itu, dua orang yang berada di dalam mobil Toyota Calya meninggal dunia di tempat kejadian," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk AKP Gusti Kade Alit Mudiarsa, Senin (3/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Bus Mesion yang dikemudikan sopir berinisal IGS melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar di jalurnya.

Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang Toyota Calya yang dikemudikan Ahmad Imron Arrosid, diduga dalam kondisi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan dan memasuki jalur berlawanan.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Bagian depan kanan Toyota Calya menghantam bagian depan kanan Bus Mesion dengan benturan yang cukup keras.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Toyota Calya, Ahmad Imron Arrosid, dan penumpangnya, Zaenal Muttaqin yang keduanya merupakan guru asal Kabupaten Banyuwangi, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara pengemudi Bus Mesion berinisial IGS, tidak mengalami luka.

Selain itu, kendaraan Toyota Calya mengalami kerusakan berat pada bagian depan hingga kabin depan ringsek dan kedua ban depan pecah, dengan estimasi kerugian material sekitar Rp40 juta.

"Sedangkan Bus Mesion mengalami kerusakan pada bemper depan kanan, kaca depan pecah, serta pintu kanan ringsek dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta," imbuhnya.

AKP Alit mengimbau seluruh pengguna jalan agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, khususnya pada waktu dini hari. Peristiwa kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

(kdf/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |