Kasus Guru Dikeroyok Murid di Jambi Berakhir Damai

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus pengeroyokan guru mata pelajaran bahasa Inggris oleh sejumlah murid di SMK 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi berakhir damai.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Erlan Munaji mengatakan penyelesaian secara damai itu disepakati setelah dilakukan mediasi antara kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait dengan kasus tersebut sudah dilakukan mediasi dengan kedua belah pihak dan disaksikan pihak Polres Tanjabtim (Tanjung Jabung Timur) ya," kata Erlan saat dihubungi, Kamis (15/1).

"Hasil dari mediasi sementara kedua belah pihak saling memahami kesalahan masing-masing dan adanya kesepakatan perdamaian kedua belah pihak," sambungnya.

Erlan menjelaskan aksi pengeroyokan itu berawal saat seorang siswa inisial L dianggap berkata kasar oleh guru inisial A. Ucapan itu membuat guru tersinggung, lalu menampar siswanya tersebut.

"Kemudian muridnya tidak terima. Dan melakukan perlawanan dengan rekan-rekannya kepada guru atas nama A sehingga terjadi perkelahian," ujarnya.

Sebelumnya, viral rekaman video berdurasi 3 menit 28 detik yang memperlihatkan seorang guru terlibat adu argumen dengan muridnya.

Situasi yang awalnya berupa cekcok mulut kemudian berubah menjadi ricuh dan diduga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap guru bersangkutan oleh beberapa siswa.

Guru yang dikeroyok mengaku sedang berjalan di depan kelas dan mendengar salah satunya siswanya menegurnya dengan kata-kata tidak pantas.

(fra/dis/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |