Hujan Guyur Jakarta, Pramono Klaim Hasil Modifikasi Cuaca

59 minutes ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Hujan mengguyur sejumlah wilayah Jakarta pada Rabu (19/8) siang hingga sore. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim hujan di tengah musim kemarau tersebut merupakan hasil operasi modifikasi cuaca (OMC).

Pemprov DKI terus melakukan modifikasi cuaca untuk memicu hujan di Jakarta. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan ketika terdapat awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

"Berkali-kali saya sampaikan bahwa Pemerintah DKI Jakarta ketika begitu ada awan, sekecil apa pun awan itu, akan kita buat untuk hujan buatan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta mengutip detikcom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono menyebut hujan sempat turun dua kali dengan jeda sekitar 30 menit. Namun, dia menilai hujan tersebut belum maksimal karena kondisi awan yang terbatas.

"Memang tadi sempat dua kali hujan. Break kurang lebih 30 menit, hujan lagi," ujarnya.

Dia mengatakan hujan yang turun hari ini berbeda dengan hujan pada musimnya. Pramono menyebut hujan tersebut merupakan hasil modifikasi cuaca.

"Walaupun ini kan kelihatan banget lah, bukan sesuatu hujan yang seperti pada musim hujan. Ini adalah hujan yang memang ada modifikasi cuaca," tuturnya.

Menurutnya, hujan tersebut setidaknya membuat kondisi udara Jakarta sedikit lebih segar. Namun, hasilnya belum maksimal karena awan yang tersedia tidak banyak.

"Sehingga dengan demikian, minimal ini membuat ada lebih segar sedikit walaupun belum maksimal karena memang awannya enggak ada. Problemnya itu," imbuhnya.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)

placeholder

Read Entire Article
Kasus | | | |