Cerita Warga Banten Alami Gempa Kecil saat Erupsi Anak Krakatau

2 hours ago 4

Serang, CNN Indonesia --

Warga Desa Karyawangi, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengaku mendengar dentuman keras saat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), Minggu (6/9) dini hari.

Bahkan ia merasakan gempa dengan skala kecil hingga jendela rumahnya bergetar saat gunung berapi yang berada di perairan Selat Sunda itu memuntahkan lahar panas.

"Jendela bergetar, seperti ada gempa kecil, dari semalam sampai dengan sekarang, dentuman Gunung Anak Krakatau masih terdengar sampai ke sini," ujar Carwadi, warga setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abu vulkanik yang beterbangan akibat erupsi membuat halaman teras rumah hingga kendaraan miliknya diselimuti debu hitam.

"Sudah disapu, dibersihkan, tidak selang lama abunya ada lagi," jelasnya.

Dampak erupsi juga dirasakan Efendi, masyarakat Kaligandu, Kota Cilegon, Banten. Dia mengaku matanya perih saat berkendara sepeda motor di jalan raya.

"Enggak pernah tadinya perih kayak gini. Ini mah kayaknya abu vulkanik, udah dipakein obat mata," ungkap Efendi.

Sementara Zainatus, warga Kebondalem, Kota Cilegon, Banten mengatakan meski jendela dan pintu sudah ditutup, namun abu vulkanik masih masuk ke dalam rumahnya dan membuat lantai kotor.

"Sudah disapu, sudah dipel, tetap aja ngeres (terasa kotor). Debunya warna item," jelasnya.

Erupsi intensif tercatat mulai Jumat malam (4/9) dan berlanjut dengan aktivitas letusan pada Sabtu (5/9) pukul 23.07 WIB hingga Minggu (6/9) dini hari.

Salah satu letusan terekam pada Minggu pukul 03:53 WIB dengan amplitudo maksimum 46 mm.

Abu vulkanik dari erupsi ini dilaporkan terbawa angin dan berdampak hingga wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, hingga Bengkulu.

Sejumlah penerbangan juga terdampak hingga terbaru 7 bandara ditutup sementara akibat terganggu abu vulkanik.

Masyarakat diimbau untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan tidak mendekati area kawah dalam radius 3 kilometer.

(ynd/isn)

Read Entire Article
Kasus | | | |