Asap Pekat dan Ribuan Titik Panas Karhutla Kepung Kalimantan

7 hours ago 10
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengancam wilayah Kalimantan. Dalam beberapa hari terakhir, dampak karhutla terutama kabut asap pekat terasa di beberapa lokasi.

CNNIndonesia.com merangkum sejumlah lokasi di Kalimantan yang terdampak karhutla selama sepekan terakhir.

1. Banjarbaru

Kualitas udara di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mencapai kategori Berbahaya atau sangat tidak sehat, Rabu (19/8) pagi, imbas karhutla.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peningkatan konsentrasi PM2.5 hingga 389,4 mikrogram per meter kubik, jauh melampaui ambang batas 250,5 mikrogram per meter kubik untuk kategori tersebut.

PM 2.5 atau Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer). Semakin tinggi kadar PM2.5 di udara, semakin berbahaya bagi kesehatan masyarakat. 

Kesaksian Windy, warga Liang Anggang, Banjarbaru, karhutla telah berlangsung selama beberapa minggu, namun asapnya semakin memburuk di pekan ini.

"Bikin pernapasan sesak karena asap juga masuk ke dalam rumah warga warga yang khususnya dekat dengan kebakaran lahan dan pengendara yang melintas," ujar Windy melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (19/8).

Windy juga menyatakan bahwa tebalnya asap berpengaruh pada terbatasnya jarak pandang, bahkan hanya mencapai kurang lebih 3 meter. Hingga Rabu (19/8) pukul 17.45 WITA, Windy melaporkan masih ada lahan terbakar di pinggir jalan pada beberapa titik.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq meminta pengerahan sumber daya yang lebih masif dari Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengendalikan karhutla, dikutip dari Antara. Hal ini disampaikan melalui rapat koordinasi strategis penanganan karhutla bersama Dinas Kehutanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan unsur satgas karhutla lainnya di Pangayuan, Banjarbaru, Selasa (18/9).

Berdasarkan laman Media Center Provinsi Kalsel, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel telah menurunkan 53 personel ke Posko karhutla sejak 10 Agustus serta mengoperasikan sejumlah pompa untuk menjaga area hutan lindung dengan mencegah kekeringan yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Kabut asap di Banjarbaru semakin parah hingga Kamis (20/8). Hal ini membuat Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru mengeluarkan surat edaran resmi terkait jam masuk sekolah, yang meminta jam masuk diundur.

Mulai Kamis, pelajar di Banjarbaru masuk sekolah pukul 09.00 Wita. Sedangkan di wilayah dengan kabut asap parah diminta menyesuaikan secara situasional.

"Satuan pendidikan bisa memulai pelaksanaan pembelajaran pada pukul 09.00 Wita bagi sekolah terdampak," ujar Kepala Disdik Banjarbaru, Abdul Basid, dilansir detikKalimantan, Kamis.

2. Palangka Raya

Kabut asap juga menyelimuti kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai Selasa (18/8) pagi. Asap ini terlihat di sejumlah ruas jalan, terlebih di kawasan Jalan Tingang hingga Kecamatan Jekan Raya.

Tak hanya membatasi jarak pandang, kabut asap ini juga meningkatkan kekhawatiran risiko gangguan kesehatan, terlebih pada masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan.

Melansir Antara Kalteng, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya melaporkan 261,41 hektare lahan terbakar di sejumlah kecamatan di Palangka Raya.

"Selama periode 1 Juni sampai 19 Agustus 2026, kami mencatat terjadi 298 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 261,41 hektare. Kejadian terbanyak berada di Kecamatan Jekan Raya diikuti wilayah di Kecamatan Sabangau," jelasnya.

3. Kotawaringin Barat

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah memberlakukan status tanggap darurat bencana karhutla mulai 21 Agustus hingga 4 September 2024.

Status tanggap darurat ditetapkan seiring peningkatan hotspot karhutla berdasarkan Data BPBD Kotawaringin Barat, Selasa (18/8), pukul 09.00 WIB.

"Kejadian karhutla dan titik panas (hotspot) di daerah kita kembali meningkat. Saat ini luas lahan terbakar akibat karhutla mencapai 859,49 hektare. Untuk kejadian sebanyak 189 dan titik panas 461," ujar Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, Rabu (19/8).

Area lahan terdampak karhutla terluas tercatat di Kecamatan Kumai dan Arut Selatan (Arsel). Di Kecamatan Kumai terdapat 584,41 hektare, 63 kejadian, dan 124 titik panas karhutla. Sedangkan, di Kecamatan Arsel, lahan terbakar mencapai 180,475 hektare dan adanya 98 kejadian dan 226 titik panas karhutla.

"Kami bergerak ke lokasi dan membagi jadwal dengan pasukan lainnya. Fokus kami saat ini adalah titik-titik kebakaran yang sudah mendekati permukiman warga," lanjut Nurhidayah.

4. Pontianak

Pontianak, Kalimantan Barat menjadi daerah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia, Kamis (20/8) pagi.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, Kamis (20/8) pukul 06.56 WIB, Pontianak mencapai kategori tidak sehat (Unhealthy) dengan skor 191.

Konsentrasi PM2,5 di Pontianak mencapai 112µg/m³ yang merupakan 22,4 kali dari standar udara yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Hal ini tak terlepas dari efek karhutla yang menyebabkan kabut asap di wilayah Pontianak. Status darurat karhutla telah ditetapkan oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

"Ini kita lakukan untuk memperkuat koordinasi penanganan bersama, baik dalam pencegahan kebakaran maupun penanganan dampak kesehatan masyarakat," sebut Edi, Senin (10/8).

Di wilayah Kalimantan Barat sendiri, terdapat 4.041 titik panas kebakaran. Di antaranya, terdapat 3.560 titik di tingkat menengah dan 352 titik di tingkat tinggi. Sedangkan, di Pontianak sendiri, terdapat pula sejumlah titik api, misalnya di kawasan Jalan Sepakat II Ujung dan beberapa titik kecil di Pontianak Utara.

Kabut asap yang melanda Pontianak dilaporkan juga dipengaruhi oleh karhutla di kabupaten sekitar seperti Ketapang, Kubu Raya, Kayong Utara, dan Landak.

(mou/wis)

placeholder

Read Entire Article
Kasus | | | |