Angin Kencang, Heli Gagal Turunkan Bantuan ke Desa Terisolasi di NTT

2 hours ago 6

Maumere, CNN Indonesia --

Helikopter milik kepolisian gagal menurunkan bantuan bagi warga Desa Lidi di Pulau Palu'e, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang hingga hari ke enam pascabencana gempa bumi Flores magnitudo 7,7 masih terisolasi, Kamis (20/8).

Pemberian bantuan yang rencananya dilakukan dengan cara air drop atau diturunkan dari udara gagal dilakukan karena angin cukup kencang sehingga membahayakan penerbangan.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com yang ikut dalam penerbangan menggunakan helikopter polisi tersebut, ada belasan kardus bantuan yang diangkut helikopter polisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua barang bantuan tersebut diangkut dari Bandara Frans Seda di Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka.

"Isinya mi instan, susu, dan alat mandi yang akan dibawa menggunakan helikopter ke Palue," kata Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno

Dia menerangkan bantuan tersebut semula rencananya bakal diturunkan ke desa yang masih terisolasi di Pulau Palu.

"Drop ke desa yang masih terisolasi, mudah-mudahan bisa sampai melalui jalur udara," ujarnya sebelum terbang.

Sekitar pukul 09.30 wita helikopter pun take off dari bandara Frans Seda ke Pulau Palue.

Helikopter polisi itu sempat berputar dua kali untuk mencari Desa Lidi guna menyalurkan bantuan melalui cara air drop.

Setelah titik Desa Lidi ditemukan, pilot helikopter langsung menuju untuk menyalurkan bantuan. 

Namun, helikopter terhempas angin kencang sehingga penurunan bantuan pun gagal dilakukan karena sangat membahayakan penerbangan.

Helikopter lalu bergerak ke Desa Reruwairere, Kecamatan Palue, yang berada di pesisir pantai untuk menurunkan bantuan.

Bantuan pun langsung diturunkan untuk disalurkan aparat kepolisian bagi warga terdampak.

Dari pantauan udara terdapat banyak titik longsor yang terjadi di lereng bukit. Kontur Pulau Palue yang berbukit menyulitkan tim penyelamat untuk menyalurkan bantuan bagi korban terdampak gempa.

(eli/kid)

placeholder

Read Entire Article
Kasus | | | |