Andika, Gatot hingga Wiranto Bertemu Menhan di Tengah Panas Geopolitik

10 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan bersama sejumlah purnawirawan dan mantan Panglima TNI di tengah panas geopolitik yang tak kunjung mereda.

Pertemuan digelar selama lebih dari dua jam di Kantor Kemenhan, Jakarta, Jumat (24/4).

Sejumlah purnawirawan TNI yang hadir pada kesempatan itu, mulai dari eks Panglima ABRI Wiranto, eks Panglima TNI Yudo Margono, Agus Suhartono, Andika Perkasa, Djoko Suyanto dan Gatot Nurmantyo, hingga eks Danjen Kopassus Agum Gumelar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadir pula eks KSAD Dudung Abdurachman, eks KSAL Siwi Sukma Adji, Marsetio dan sejumlah purnawirawan lainnya.

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait mengatakan pertemuan membahas perkembangan kebijakan pertahanan nasional, termasuk strategi pengembangan kekuatan TNI ke depan. Salah satunya rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan.

TNI, kaya Rico, telah menargetkan pembangunan 150 Batalyon Teritorial Pembangunan setiap tahun.

"Termasuk bagian yang dijelaskan oleh Bapak Menhan dan Bapak Panglima TNI tentang pembangunan kekuatan TNI ke depannya, dan rencana setiap tahun akan dibangun 150 Batalyon Teritorial Pembangunan," ujarnya.

Sementara, menurut Rico, pada purnawirawan pada forum itu memberi masukan terkait isu letter of intent (Lol) overflight clearance dengan AS.

Media media asing sebelumnya mengungkap dugaan persetujuan final terkait akses lintas udara militer Amerika Serikat di wilayah udara Indonesia, meski hal itu telah dibantah Kemhan. Mereka juga menyoroti insiden tiga prajurit TNI yang tewas di Lebanon.

"Punawirawan tentunya punya pertimbangan, punya analisa yang sangat baik, sehingga nanti mungkin akan juga dibahas dengan kementerian dan instansi terkait, dengan DPR, terkait dengan Letter of Intent tersebut," kata Rico.

(thr/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |