671 Hektare Sawah di Demak Terdampak Banjir

8 hours ago 13

Jakarta, CNN Indonesia --

Seluas 671 hektare lahan persawahan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terendam banjir akibat tingginya curah hujan yang memicu meluapnya sungai serta jebolnya tanggul di sejumlah titik.

"Ketinggian genangan banjir di areal persawahan bervariasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak Agus Sukiyono di Demak, Minggu (5/4).

Dampak banjir tidak hanya dirasakan sektor pertanian. Sebanyak 2.116 rumah warga turut terdampak, bersama 29 tempat ibadah dan 18 sekolah yang ikut terendam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data sementara hingga Sabtu (4/4) mencatat sebanyak 2.839 warga harus mengungsi akibat bencana tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan menyebutkan lahan padi yang terendam tersebar di sejumlah desa, dengan kondisi terparah berada di Desa Trimulyo dan Sidoharjo.

Akan tetapi, kata dia, paling parah terjadi di Desa Trimulyo dan Sidoharjo dengan luas lahan di kedua desa mencapai 660 hektare.

Ia menjelaskan, usia tanaman padi yang terdampak rata-rata sekitar 30 hari. Kondisi ini membuat potensi kerugian petani tidak terlalu besar apabila terjadi gagal panen.

Untuk usia tanaman padi yang tergenang, berkisar 30 hari sehingga kalaupun puso kerugian petani tidak begitu besar karena belum ditanam.

"Nantinya, ketika ada yang mengalami puso tetap akan kami data untuk diusulkan mendapatkan bantuan dari pusat," ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya lahan yang mengalami puso akibat banjir juga telah diusulkan mendapatkan bantuan berupa benih padi untuk mendukung penanaman kembali.

Peristiwa banjir ini dipicu oleh jebolnya tanggul serta meluapnya air Sungai Tuntang pada Jumat (3/4) pagi, yang kemudian merendam permukiman, fasilitas umum, hingga lahan pertanian.

Tanggul yang jebol tercatat berada di beberapa titik, yakni di Desa Trimulyo sebanyak tiga lokasi dengan panjang sekitar 30 meter dan 10 meteran, serta di Desa Sidoharjo juga tiga lokasi dengan panjang sekitar 15 meter.

(antara/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |