11 Perlintasan KRL di Tangerang Tanpa Palang, Rawan Celaka

11 hours ago 14

Tangerang, CNN Indonesia --

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, mengidentifikasi sebanyak 11 perlintasan sebidang di wilayahnya sebagai titik rawan kecelakaan.

Seluruhnya berada di jalur green line commuter line (KRL) rute Tanah Abang (Jakarta)-Rangkasbitung (Banten).

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengatakan dari total 28 perlintasan yang ada di wilayah administratifnya, 11 titik di antaranya masuk dalam daftar rawan kecelakaan karena belum dilengkapi palang pintu dan penjagaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang rawan kecelakaan tadi sudah saya sampaikan, ada 11 yang tidak dijaga," ujar Maesyal, Kamis (7/5).

Selain itu, Maesyal juga menyebutkan saat ini sudah ada 15 perlintasan yang dijaga petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI), Pemerintah Provinsi Banten, dan masyarakat sekitar perlintasan.

Sedangkan 11 perlintasan yang belum terjaga itu, delapan di antaranya telah masuk dalam daftar 1.800 titik yang akan ditingkatkan keselamatannya oleh PT Kereta Api Indonesia.

Lokasi tersebut tersebar di Kampung Parigi, Cibelut, Cisauk Sinyal, Kampung Kandang, Jatake, terusan Stasiun Tigaraksa-Cikoya, hingga Kampung Gabus.

Maesyal menjelaskan, saat ini proses peningkatan keselamatan masih dalam tahap kajian oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang sebelum diajukan ke pihak terkait.

"Ini bagian kesiapan pemerintah daerah untuk merespons dan menjalankan program Bapak Presiden," tegasnya.

Di samping itu, pemerintah daerah juga berupaya untuk melakukan pembangunan palang pintu bagi perlintasan yang tidak terkover pemerintah pusat serta pemeliharaan palang pintu yang telah tersedia di beberapa perlintasan.

"Untuk mengantisipasi risiko, kami melakukan pendataan dan inspeksi melalui monitoring, evaluasi, serta peningkatan fasilitas pendukung," katanya.

Banner Microsite Haji 2026

(dod/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |