Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto masih berada Doha, Qatar, setelah penerbangannya tertunda imbas konflik di kawasan Timur Tengah.
Ia mengaku mendapat banyak saran untuk kembali ke Indonesia melalui jalur-jalur lain. Namun, Mugiyanto tak mau mencari selamat sendiri dan meninggalkan WNI lain yang terdampar di Qatar.
"Tentu banyak masukan, banyak saran ke saya supaya bisa balik ke Indonesia. Misalnya melalui Arab Saudi. Intinya, bagus bisa keluar dari wilayah ini, wilayah Timur Tengah. Tetapi, saya kok tidak mau memaksakan seperti mencari selamat sendiri," kata Mugiyanto dikutip dari unggahan di akun instagram resmi, Kamis (5/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku ingin membersamai WNI yang terdampar. Berdasar laporan, ada 135 WNI yang tertahan di Bandara Internasional Hamad.
Sementara itu, secara total ada sekitar 27 ribu WNI yang berada di Qatar.
"Kalau orang Indonesia yang tinggal di sini, jadi itu ada sekitar 27 ribu. Artinya orang yang situasi terancam sebanyak itu," katanya.
Di sisi lain, Mugiyanto meyakini Iran tidak akan bertindak ngawur dengan menyerang fasilitas-fasilitas sipil dan sebagainya.
Ia menyinggung juga komunikasi Menteri Luar Negeri Sugiono dengan Menlu Iran Abbas Aragchi soal konflik tersebut.
"Presiden juga sudah nelpon Emir ya, Emir Qatar. Artinya sudah oke lah ini. Posisi Indonesia aman lah istilahnya. Tidak, tidak dijadikan sasaran atau tidak dimusuhi," ujar dia.
(yoa/gil)

3 hours ago
4
















































