Siswi Diduga Keracunan MBG Tiba di RSCM, Menkes Kumpulkan Ahli

5 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Siswi dengan diagnosa hilang ingatan akibat diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) dirujuk ke Jakarta, dan sudah tiba di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk penanganan lebih lanjut.

"Pasien sudah diterima dan mendapatkan penanganan oleh tim medis RSCM," ucap Humas RSCM Sylvia pada Minggu (13/9) dikutip dari detiknews.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin langsung mengumpulkan tim ahli di RSCM untuk memberikan fokus perawatan kepada korban. Dia bilang hal itu sesuai dengan arahan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang beberapa hari lalu meninjau para korban dalam kunjungan kerja ke Sumut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah mengumpulkan tim RSCM karena sesuai dengan arahan dari Pak Wakil Presiden (Gibran Rakabuming)," ucap Budi pada Senin (14/9) dikutip dari Antara.

Budi menyebut tim ahli yang dikumpulkan di antaranya dokter spesialis anak, ahli neurologi, psikiater anak, dan ahli penyakit dalam.

Tak hanya itu, terdapat tim kolegium anak yang juga dipanggil untuk memeriksa kondisi korban secara menyeluruh.

Budi menjelaskan hasil pemeriksaan akan keluar dalam satu sampai dua hari.

"Mereka sudah bekerja, harusnya hasilnya sebentar lagi keluar. Kenapa saya tidak mau berspekulasi? Karena lebih baik ahli yang menjawab," ujarnya.

Adapun, korban diduga keracunan MBG yang dirujuk ke RSCM berjumlah dua anak yakni Febion Purba dan Agnesia Parulina.

Keduanya diberangkatkan dari Sumatera Utara menuju Jakarta pada Sabtu (12/9) menggunakan pesawat komersil. Keberangkatan mereka didampingi orang tua masing-masing dan tenaga medis.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga turut mengantarkan kedua pasien ke Bandara Internasional Kualanamu di Deliserdang.

Menurutnya, langkah ini dilakukan supaya korban mendapatkan pelayanan dan kesehatan secara optimal.

Meski kedua korban sudah mendapatkan penanganan dari tim dokter di Sumut, Bobby mengatakan dua pasien itu tetap dirujuk ke RSCM karena membutuhkan perawatan lebih lanjut atas arahan Wapres Gibran--yang juga kakak iparnya.

"Jadi anak yang memiliki indikasi medis dan traumanya lebih tinggi daripada teman-temannya yang lain ini Pak Wapres minta langsung dibawa ke Jakarta dan penanganannya juga dari tim dokter kita juga ikut berangkat ke Jakarta. Ini atas perintah Bapak Wakil Presiden," ucap Bobby.

Sebelumnya diberitakan ratusan siswi di Kabupaten Karo mengalami keracunan diduga usai mengonsumsi MBG. Di antara ratusan korban, terdapat dua anak yang mengalami indikasi serius.

Febiona dilaporkan mengalami hilang ingatan, sementara Agnesia diduga mengalami masalah pada bagian ginjal.

(knf/kid)

Read Entire Article
Kasus | | | |