Realisasi Distribusi Jadup Pascabencana Sumatra Capai Rp272,726 Miliar

8 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) terus menyalurkan bantuan jaminan hidup (jadup) bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Jadup menjadi instrumen pemerintah memastikan proses pemulihan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga mendukung daya beli masyarakat.

Laporan harian Satgas PRR per 29 Maret mencatat, penyaluran bantuan jadup telah merata di tiga provinsi terdampak. Dari total alokasi 62.990 jiwa yang direncanakan, sebanyak 54.585 jiwa telah menerima haknya dengan total dana tersalurkan mencapai Rp272,726 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara rinci, realisasi tertinggi ada di Aceh dengan jangkauan 42.540 jiwa dan total dana Rp203,696 miliar. Di Sumut, total dana Rp53.759 miliar disalurkan bagi 10.235 jiwa, dan total dana Rp15,044 miliar menjangkau 1.794 jiwa di Sumbar.

Selanjutnya, ada pula skema penyaluran jadup yang menjamin keberlangsungan hidup penyintas bencana sebesar Rp15 ribu per jiwa/hari selama tiga bulan. Bantuan ini didasarkan validasi data oleh pemerintah daerah (pemda), dan didistribusikan melalui PT Pos Indonesia.

Capaian penyaluran bantuan jadup dijalankan bersamaan dengan distribusi masif Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) dan Bantuan Isi Hunian (BIH). Adapun total BSSE dan BIH yang disalurkan telah menjangkau 35.780 jiwa dengan total bantuan Rp107,340 miliar.

Selain itu, Satgas PRR juga mendistribusikan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang tidak memilih tinggal di hunian sementara (huntara). Besaran bantuan DTH yang dikucurkan adalah Rp600 ribu per bulan untuk tiga bulan, sehingga setiap kepala keluarga menerima total dana sebesar Rp1,8 juta.

Hingga saat ini, seluruh rekening penerima DTH telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen untuk 14.021 penerima di tiga provinsi. Rinciannya, 8.099 penerima di Aceh, 4.162 penerima di Sumut, dan di Sumbar 1.760 penerima.

Sebelumnya, dalam kegiatan Penyerahan Kunci Tahap Satu 120 Unit Hunian Tetap untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapsel, Sumut, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian mengingatkan bahwa pencairan bantuan finansial termasuk jadup, bantuan perabotan rumah tangga sebesar, dukungan stimulan ekonomi, serta DTH, sangat bergantung pada kecepatan dan kelengkapan pendataan yang dilakukan pemda.

Untuk itu, Tito mendorong kepala daerah di wilayah terdampak untuk mempercepat dan melengkapi data penyintas bencana, sehingga bantuan bisa segera disalurkan secara tepat sasaran.

"Makin cepat kami terima, makin cepat BPS untuk melakukan verifikasi lapangan, makin cepat, maka BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) bisa bergerak," kata Tito, Jumat (27/3).

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |