Jakarta, CNN Indonesia --
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Puteri Komarudin mengajak pemerintah desa mengoptimalkan peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam membangun ekosistem perekonomian setempat.
Hal itu disampaikan Puteri dalam kegiatan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Bekasi, Selasa (5/5). Dorongan tersebut juga sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan KDMP sebagai motor penggerak perekonomian desa yang merata.
"Tahun ini, memang ada penyesuaian dari segi prioritas Dana Desa untuk pembangunan Kopdes Merah Putih. Jadi memang dilakukan perubahan tata kelola untuk mendukung Kopdes, di mana aset yang dibangun dari Kopdes ini nantinya menjadi aset milik desa yang dapat dioptimalkan untuk menghasilkan pendapatan asli desa. Dengan demikian, desa ke depan diharapkan bisa semakin mandiri," kata Puteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data Kementerian Desa mencatat, hingga saat ini berjalan pengadaan 34.000 unit KDMP, dengan sekitar 5.500 unit telah selesai dibangun
Puteri menjelaskan, pembangunan Kopdes Merah Putih merupakan strategi untuk memperkuat ekosistem perekonomian di desa dalam jangka panjang.
"Apalagi, kalau kita lihat peran Kopdes ini, mulai offtaker hasil produksi pertanian, menjadi rantai pasok dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), penyalur bantuan sosial (bansos), hingga layanan simpan pinjam. Tentu, dengan berbagai peran ini, kami berharap kedepan itu bisa menggerakkan ekosistem ekonomi pedesaan yang terintegrasi, dan mampu menciptakan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi lokal," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Kabupaten Bekasi Asep Surya Atmaja menekankan besarnya peluang dalam membangun kemandirian desa.
"Keberadaan pemerintah desa tentu memberikan harapan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Hal ini dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan," ujar Asep.
Sementara, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Ikhwan Mulyawan, menyampaikan komitmennya dalam mendukung penguatan peran koperasi desa serta sinergi antar pelaku ekonomi di tingkat desa.
"Tentu ide Kopdes ini sangat luar biasa. Namun, perlu menjadi pekerjaan rumah bagi kita agar mampu mensinergikan mesin-mesin penggerak ekonomi desa. Jangan sampai kemudian, antara Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan Kopdes misalnya, justru saling bersaing," kata Ikhwan.
Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Jawa Barat Fahma Sari Fatma, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Bapak Semeru, beserta seluruh camat, lurah dan kepala desa wilayah Kabupaten Bekasi.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
12

















































