Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua DPR Republik Indonesia (RI), Puan Maharani, menyorot delapan masalah yang menjadi perhatian rakyat dan perlu ditindaklanjuti pada Sidang Paripurna DPR RI, Jumat (14/8).
Pernyataan ini disampaikan sebagai bagian dari pidato Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
"DPR RI, melalui fungsi pengawasan, terus memastikan kinerja pemerintah agar berdampak pada kehidupan rakyat yang semakin baik," ujar Puan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, Puan memaparkan delapan permasalahan yang dilihatnya menjadi perhatian rakyat dan perlu ditindaklanjuti.
Permasalahan yang pertama adalah penyelesaian berbagai kasus hukum. Lalu, kedua adalah relaksasi kebijakan belanja pegawai di daerah. Ketiga, perluasan kesempatan kerja serta perlindungan terhadap pekerja migran dan transportasi online.
Selanjutnya, masalah terkait antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak kemarau panjang terhadap ketersediaan air dan keberlangsungan sektor pertanian.
Kelima, evaluasi tata kelola anggaran dan penyelenggaraan pendidikan nasional.
Keenam, penciptaan iklim investasi yang lebih kondusif untuk mendorong pertumbuhan sektor riil.
Ketujuh, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Terakhir, masalah yang kedelapan adalah akses pelayanan BPJS Kesehatan.
Selain pidato Ketua DPR RI, Rapat Paripurna DPR RI juga terdiri dari sejumlah agenda lainnya. Akan ada pidato dari Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya.
(mou/ugo)

9 hours ago
12















































