Polres Jakpus Ungkap Peredaran Sabu di Cengkareng, 2 Pria Diringkus

6 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu seberat total 5.244,5 gram atau sekitar 5,2 kilogram di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Pengungkapan bermula saat polisi menangkap dua pria berinisial KD (22) dan AJH (34) di wilayah tersebut pada Kamis (20/8) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Petugas mengamankan KD dan AJH untuk kemudian dilakukan pemeriksaan serta penggeledahan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung dalam keterangannya, Sabu (12/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari penggeledahan terhadap KD, polisi menemukan dua plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat bruto 2.093,2 gram yang disimpan di dalam sebuah goodie bag berwarna biru.

Selanjutnya, polisi juga menggeledah rumah yang ditempati AJH di kawasan Duri Kosambi sekitar pukul 17.30 WIB. Dari lokasi tersebut, polisi kembali menemukan tiga kemasan berwarna biru berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3.151,3 gram.

"Jika dijumlahkan, barang bukti yang diamankan mencapai berat netto 5.244,5 gram dengan estimasi nilai sekitar Rp5,24 miliar," ucap Reynold.

Dari hasil pendalaman, kedua pria itu diduga berperan sebagai perantara jual beli narkotika jenis sabu. Kata Reynold, saat ini penyidik masih melakukan proses penyidikan dan pendalaman terhadap asal barang serta pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Kini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Keduanya dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana berat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Disampaikan Reynold, pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran narkotika serta melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Polres Metro Jakarta Pusat akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkotika. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika," tutur dia.

Reynold menyebut pemberantasan narkotika membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Informasi dari masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam membantu kepolisian mengungkap jaringan peredaran narkoba.

"Peran masyarakat sangat penting. Jangan sampai narkotika merusak masa depan generasi muda. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika," ucap dia.

(mnf/fra)

Read Entire Article
Kasus | | | |