Mendikti Sebut URI Takkan Bawahi Seluruh Kampus se-Indonesia

7 hours ago 11

Jakarta, CNN Indonesia --

Mendikti Saintek Brian Yuliarto mengatakan fungsi kementeriannya tak berubah usai kehadiran lembaga baru, Universitas Republik Indonesia (URI).

"Enggak. enggak fungsi kita tidak berubah ya," kata Brian di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/7).

Ia juga menyampaikan salah satunya, URI tak bertugas membawahi seluruh kampus-kampus di Indonesia. Brian mengatakan tugas dan fungsi itu masih diemban Kemendikti Saintek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan berarti URI itu membawahi seluruh kampus-kampus ya, tidak begitu," ujarnya.

Brian juga menyebut bahwa pokok dari URI ini adalah sebagai program afirmasi guna menyiapkan Sumber Daya Manusia untuk mengisi posisi-posisi strategis.

Ia menjabarkan posisi strategis yang dimaksud itu bisa saja untuk bertugas di wilayah 3T ataupun bertugas di program prioritas nasional.

Selain itu, Brian menyampaikan anggaran URI ini nantinya juga takkan mengganggu anggaran di Kemendikti Saintek.

Prabowo baru saja membentuk Universitas Republik Indonesia. Ia menunjuk Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso selaku Gubernur dan Wakil Gubernur URI.

Terpisah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Lembaga Universitas Republik Indonesia disiapkan untuk mencetak calon-calon pemimpin bangsa dengan mengadopsi model lembaga pendidikan kepemimpinan yang diterapkan di sejumlah negara.

"Itu sudah kita persiapkan lama. Cuma, waktunya kan enggak pas lama. Nanti ada waktunya aku jelasin, detailnya. Jadi, belajar kayak beberapa negara itu punya lembaga-lembaga pendidikan yang emang khusus itu mempersiapkan calon-calon pemimpin," kata Pras di Kompleks Istana Kepresidenan.

Pras mengatakan para pejabat pemerintahan, pejabat BUMN hingga kepala daerah di umumnya pernah mengikuti pendidikan di lembaga tersebut.

"Semua pejabat pemerintahan, semua pejabat BUMN, bahkan pejabat gubernur, bupati itu harus masuk atau pernah mengikuti pendidikan itu, satu lembaga," kata dia.

Melalui model serupa, pemerintah berharap para calon pemimpin di Indonesia memiliki kemampuan teknis sekaligus wawasan kebangsaan yang kuat.

(mnf/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |