Kebakaran TPA, Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang Tetap Normal

12 hours ago 10

Tangerang, CNN Indonesia --

Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari ketiga pada Kamis (2/7).

Hingga sore hari, api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan pelayanan pengangkutan sampah dari seluruh wilayah tetap berjalan normal. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemkab Tangerang juga menerapkan skema khusus dalam pengaturan armada pengangkut sampah. Armada diarahkan ke titik pembuangan yang masih tersedia sehingga tidak terjadi antrean panjang kendaraan di area TPA yang saat ini masih menjadi lokasi penanganan kebakaran.

Di sisi lain, proses pemadaman terus diintensifkan melalui jalur darat dan udara. Helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan untuk menyiram titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk menambah armada mobil pemadam kebakaran guna mempercepat proses pengendalian api.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengatakan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan dengan memanfaatkan lokasi pembuangan yang masih tersedia agar tidak terjadi antrean kendaraan.

"Masih jalan, ada lokasi yang kosong sementara kita masukkan ke sana supaya tidak ada antrean panjang dan sampah-sampah di Kabupaten Tangerang bisa dibawa ke sini. Alhamdulillah sudah datang helikopter untuk penyiraman air dari udara melalui water bombing yang masih berjalan. Kami juga sudah meminta Pemerintah Kota Tangerang membantu armada mobil damkar," ujar Maesyal.

Selain fokus pada pemadaman, pemerintah juga menyiagakan petugas kesehatan untuk mengantisipasi dampak paparan asap terhadap warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran.

(dod/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |