DKI Kebut Normalisasi Kali Ciliwung, Pembebasan Lahan Tanpa Perantara

6 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pihaknya tengah mengebut proyek normalisasi Kali Ciliwung untuk menanggulangi banjir Jakarta.

Pramono mengatakan, normalisasi Kali Ciliwung di segmen Cawang dilakukan di wilayah Rawajati, Pangadegan, Cawang, dan Cililitan. Ia menargetkan proyek normalisasi ini rampung pada 2027, bertepatan saat HUT ke-500 tahun Jakarta.

Dia bilang saat ini progres pengerjaan masih dalam tahap pembebasan lahan, dan dipastikan tanpa lewat perantara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Kelurahan Cawang ini, terdapat dua RT yang akan terkena pembebasan lahan, yakni RT 15 dan RT 02.

"Alhamdulillah sudah selesai 62 bangunan," ujar Pramono saat meninjau pembebasan lahan untuk normalisasi kali di Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7) pekan lalu dikutip dari situs informasi resmi Pemprov DKI.

Adapun lahan/bangunan yang masih dalam tahap pembebasan, katanya, sekitar 108 lagi dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

"Dari target bidang yang ada di sini, 170, alhamdulillah sudah selesai 62 bangunan. Tetapi akhir tahun ini akan selesai sampai dengan target yang ada," kata Pramono.

"Mudah-mudahan akan terselesaikan karena penlok (penetapan lokasi)-nya juga sudah kami tanda tangani. Dan ini melanjutkan program normalisasi yang sempat terhenti lama," lanjutnya.

Melalui proyek normalisasi ini, Pramono berharap Kali Ciliwung mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi. Sehingga dampak banjir akibat luapan sungai tidak kembali terjadi di wilayah ini.

Normalisasi Kali Krukut dan Cakung Lama

Selain normalisasi Kali Ciliwung, proyek jangka menengah-panjang ini juga akan dikerjakan di Kali Krukut dan Cakung Lama.

"Mudah-mudahan semuanya nanti di tahun 2029 bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat Jakarta," ujarnya.

Pramono pun memastikan tidak ada keterlibatan perantara dalam pelaksanaan pembebasan tanah normalisasi Kali Ciliwung.

Untuk memastikan hal tersebut, Pemprov DKI melalui Dinas SDA bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) mendirikan posko pengaduan di wilayah ini selama proses ganti rugi berlangsung. Dengan demikian, menurutnya, pelaksanaan pembebasan lahan di wilayah ini bisa berlangsung baik dan tenang.

"Sehingga masyarakat yang misalnya administrasinya ada yang kurang, kalau selama ini kan ada kemudian penghubung yang membantu, sekarang mereka secara langsung akan datang ke posko ini dan akan dibantu sepenuhnya oleh BPN maupun oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui Sumber Daya Air," jelasnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Ika Agustin Ningrum melaporkan telah disiapkan anggaran Rp300 miliar untuk pengerjaan proyek pembebasan lahan normalisasi sungai di Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Sementara penetapan lokasi atau penlok telah terbit untuk empat kelurahan dan 10 lokasi lainnya masih dalam tahap dokumen perencanaan pengadaan tanah.

(kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kasus | | | |