Jakarta, CNN Indonesia --
Polres Metro Bekasi masih menyelidiki laporan dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang menyeret pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, Asep Setiawan alias Abah Setu.
Penyelidikan tetap dilakukan pihak berwajib meski Abah Setu telah menyampaikan permintaan maaf atas video viral yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW.
"Untuk laporan kan sudah ada, sudah dilaporkan nanti kita menyesuaikan langkah-langkah ke depannya. Kalau sejauh ini dari MUI Bekasi sendiri sudah menyampaikan, sudah memaafkan, masyarakat juga sudah memaafkan khususnya Kabupaten Bekasi," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Andi Oddang kepada wartawan, Jumat (11/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi juga menyebut laporan terkait dugaan penghinaan itu belum dicabut. Karenanya, proses penyelidikan atas laporan itu tetap dilanjutkan.
"Masih (berproses), sementara belum ada (pencabutan laporan)," ucap dia.
Sebelumnya, sejumlah warga mendatangi Majelis Dzikir Nurul Hikam yang dipimpin Asep Setiawan alias Abah Setu di Desa Telajung, Cikarang Barat buntut video viral dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW pada Senin (7/9) malam
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kedatangan warga itu dalam rangka meminta klarifikasi atas video yang beredar.
Disampaikan Budi, saat kejadian itu personel Polres Metro Bekasi bersama Polsek Cikarang Barat langsung mendatangi lokasi. Petugas mengimbau warga tetap tenang, tidak main hakim sendiri, serta menyampaikan dugaan tindak pidana melalui laporan kepolisian.
Pada Kamis (10/9) kemarin, telah dilakukan kegiatan klarifikasi dan mediasi. Kegiatan turut dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk unsur MUI Kabupaten Bekasi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, Abah Setu telah menyampaikan permintaan maaf buntut video yang diduga menghina Nabi Muhammad.
"Dalam forum tersebut, Asep Setiawan menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang menimbulkan keberatan di tengah masyarakat. Sementara itu, informasi dan keterangan yang telah diperoleh masih dalam pendalaman oleh pihak kepolisian," kata Budi dalam keterangannya, Kamis.
(dis/gil)

3 hours ago
4
















































